4 Cara Kreatif Beriklan di Instagram Stories untuk Bisnis Anda

Di zaman sekarang, brand mana sih yang tidak memanfaatkan sosial media buat beriklan? Salah satunya, aplikasi sosial media dengan basis visual banget yaitu Instagram. Apakah Anda pernah beriklan di Instagram stories?

Saat ini, Instagram telah memiliki delapan juta akun yang terdaftar menggunakan Business Profile. Amerika Serikat, Brazil, Indonesia, Rusia, dan Inggris mendominasi jumlah tersebut.

Menurut Tech Crunch, kini Instagram sudah mencatatkan 1 juta pengguna aktif jasa iklannya setiap bulan. Hal ini jauh meningkat dibandingkan catatan di bulan September 2016 yaitu 500 ribu dan 200 ribu untuk beberapa tahun lalu.

James Quarles, pimpinan di direksi Instagram Ads juga menyebutkan bahwa kenaikan ini berasal dari beberapa faktor. Mulai dari kebutuhan pengguna di dunia untuk membuka Instagram yang semakin sering, hingga cara yang mudah dan cepat untuk menggunakan jasa iklan di Instagram – dengan layanan Instagram for Business.

Para pengiklan sepertinya sadar betul dengan potensi Instagram. Saat ini, Instagram memiliki enam ratus juta pengguna aktif di seluruh dunia. 75 persen pengguna Instagram langsung bereaksi terhadap iklan di Instagram, misalnya dengan mengunjungi situs produk atau layanan tersebut.

Apakah Anda ingin menangkap peluang tersebut? Anda bisa beriklan di Instagram di Stories. Mirip dengan Snapchat, Instagram juga memiliki fitur stories yang memungkinkan si pengguna mengunggah foto dan video kesehariannya. Kabar bagus bagi para pemilik brand atau bisnis online, di mana, mereka dapat membuat iklan stories untuk audience yang ditarget.

Dengan fitur stories ini, brand atau pemilik bisnis dapat menjalin koneksi lebih dekat lagi dengan audience-nya.

Pada artikel ini, membahas 4 Cara beriklan di Instagram Stories untuk Bisnis Anda.
Simak sampai akhir, siapa tahu Anda bisa mendapat inspirasi untuk mempromosikan bisnis Anda dengan iklan Instagram Stories.

Tentang Beriklan di Instagram Stories
Beberapa praktik terbaik yang sangat penting untuk beriklan di Instagram stories meliputi:

1. Gunakan branding yang jelas dan besar. Karena pengguna tidak dapat melihat iklan Anda lagi nantinya, Anda perlu menyampaikannya dengan cepat dan membiarkan orang tahu apa yang harus dilakukan nanti jika memang tertarik dengan produk Anda. Untuk membantu nama bisnis Anda menonjol, gunakan teks yang kontras dengan gambar atau video. Ini akan membantu pengguna mengetahui siapa yang harus dicari nanti. Menggunakan branding yang jelas di Iklan Instagram Anda akan membantu pengguna mengetahui bagaimana menemukan Anda setelah iklan instagram stories hilang.

2. Pertahankan konsepnya yang sederhana. Sekali lagi, pengguna tidak dapat memundurkan atau menonton iklan Instagram stories lagi, jadi jagalah agar konsep iklan Anda tetap sederhana sehingga mudah diikuti.

3. Manfaatkan layar penuh. Tidak seperti format iklan lainnya, iklan cerita Anda akan mengisi keseluruhan layar pada telepon pemirsa. Untuk memanfaatkannya dengan maksimal, gunakan gambar vertikal full length yang bisa dipangkas di pos biasa. Anda bisa menggunakan ruang ekstra untuk memberikan informasi merek dan Call to Action (CTA).

Bagaimana cara kreatif membuat konten Instagram stories yang akan berkinerja terbaik dan cara termudah menggunakannya?

Berikut adalah empat kasus penggunaan yang bekerja dengan baik dengan format iklan ini.

1. Meningkatkan Kesadaran Merk dan Produk

Meningkatkan kesadaran merk dan produk sangat bermanfaat untuk iklan Instagram stories. Hal ini sejalan dengan Reach sebagai tujuan yang Anda gunakan saat membuat kampanye. Pilih gambar atau video yang bisa cepat menarik perhatian pengguna. Tampilkan juga nama brand Anda dengan cukup mencolok untuk menarik minat mereka sehingga mereka mencari bisnis Anda setelah melihat iklannya. Target yang digunakan oleh iklan Instagram stories di bawah ini untuk menampilkan gambar sebuah boardgame, namanya, dan harganya. Iklannya cepat dan tepat sasaran, dan gambarnya cukup menarik perhatian untuk menciptakan kesadaran produk dan membuat pengguna melihat produk tersebut setelah iklan tersebut hilang.

2. Menggunakan User generated Content

UGC adalah media pemasaran yang paling berpengaruh karena bisnis tidak membuatnya, pengguna melakukannya. Meskipun Anda tidak dapat membuatnya, Anda dapat mendorong audience agar lebih kreatif. Anda bisa menggunakan iklan Instagram stories sebagai ajakan bagi pengguna untuk membuat UGC Anda. Karena sebagian besar pengguna suka ketika ditanya tentang jenis konten yang Anda cari, ini adalah kesempatan bagus untuk mendapatkan banyak engagement dan UGC yang dibuat hanya untuk bisnis Anda.

3. Tampilkan Diskon atau Harga Promo

Semua orang menyukai diskon atau promo, dan beriklan di Instagram Stories untuk mengumumkan diskon adalah cara yang dapat menarik perhatian pengguna dengan cepat. Di bawah ini Express menggunakan iklan stories ini untuk mengumumkan harga promo dari 219.000 menjadi 150.000, dan mereka menempatkan syarat dan ketentuan harga promo dalam teks kecil di bawah teks pengumuman yang lebih besar. Tidak ada yang lebih menarik perhatian seperti diskon atau harga promo. Mengumumkannya dengan beriklan di Instagram stories dapat memberi motivasi bagi pengguna untuk menuju ke toko online Anda dan berkonversi.

4. Gunakan a taste of art

Seperti kita ketahui dalam membuat konten di Instagram stories banyak tantangannya, terutama durasinya hanya 15 detik saja. Tidak semua orang dalam membuat konten berupa desain gambar atau video mempunyai a taste of art, ini mengakibatkan konten iklan yang dibuat menjadi kurang memiliki poin of interest dan terkesan asal-asalan. Maka dari itu gunakan a taste of art dalam setiap pembuatan iklan stories yang Anda buat. Lalu pentingkah a taste of art dalam membuat konten iklan Instagram stories? Mungkin sangat penting kalau Anda memperhatikan beberapa hal berikut:

1. Harmonisasi warna
Perhatikan tampilan dan perpaduan warna, lebih baik gunakan warna yang soft dan tidak terlalu mencolok.

2. Tata Letak
Kalau Anda berniat menampilkan gambar logo brand Anda, pastikan letak logonya terletak di bagian atas kanan seperti, supaya terlihat seperti gambar di bawah ini.

For your information gunakan standar ukuran instagram stories dengan panjang dan lebar 960×1706 pixel. Ups, jangan lupa sediakan layout untuk call to action seperti gambar di bawah ini.

3. Tampilan teks
Hindari banyak teks, sebisa mungkin tampilkan teks yang diperlukan saja. Mengingat durasi iklan hanya 15 detik saja.

Semudah itu Anda dapat membuat iklan instagram stories. Iklan instagram stories yang paling efektif adalah ketika customers menarik keatas menuju ke produk yang Anda jual di toko online Anda, mempermudah customer dalam melakukan pembelian dan transaksi.

Nah…… sudah punya toko online belum?

Buat toko online Anda sekarang klik disini :)

Yuk Bagikan :
The following two tabs change content below.
Inshaa Allah akan selalu belajar menjadi lebih baik. F!ght...

Diskusi

Komentar