LUAS DAN KUALITAS Bag. 2

Kesuksesan di bisnis online ataupun offline hakekatnya sama saja. Apa itu? Membangun: kredibilitas dan jaringan…! Kredibilitas atau nama baik bisnis itu kan diuji dengan waktu dan kejadian-kejadian. Kata kuncinya adalah PELANGGAN PUAS! Apapun dalil Anda untuk menang berdebat dengan pelanggan tidak akan mendatangkan pelanggan-pelanggan baru. Sekali kita mengecewakan 1 pelanggan saja, rusak sudah jaringan dibawahnya.

 

Sebaliknya jika Anda memuaskan 1 pelanggan, akan menular ke jaringannya. Nah, bedanya di bisnis online itu, leverage (daya ungkit)nya lebih besar. Koq bisa? Karena adanya media sosial seperti fesbuk, twitter, dan lainnya. Bayangkan suara 1 orang mempengaruhi 10 orang saja, 100 orang berkicau, terdengar di 1000 pasang telinga! Jadi berhati-hatilah dengan pelanggan di dunia online. Dunia yang nyaris tanpa tembok.

 

Terus bagaimana caranya me-LUAS-kan jaringan online Anda dengan cepat? Jalurnya antara lain:

  1. Fesbuk
  2. Twitter
  3. Media sosial lainnya
  4. Milis
  5. Forum
  6. Komunitas

Yang mana jalur-jalur diatas terkoneksi oleh Yukbisnis.com. Caranya bagaimana?

  1. Tambahkan sebanyak mungkin relasi. Mungkin mereka bukan target pasar Anda, tapi mereka bisa menjadi jalur referral ke orang lain.
  2. Taburlah manfaat dengan berbagi informasi peluang di jalur-jalur diatas.
  3. Silaturahimlah secara berkala, baik melalui wall, forum, komunitas, bukan hanya saat membutuhkan.
  4. Promosikan produk-produk member yang lain dengan ketulusan, bukan sekedar ‘lips service’.
  5. Ikutah kopdar, untuk mempererat hubungan sesama member. Member bukan hanya penjual, tapi dia juga adalah calon pelanggan Anda.

 

Ingat: Seringkali kartu peluang kita ada di tangan orang lain dan kartu peluang orang lain ada di tangan kita. Bagikanlah kartu peluang itu dengan ketulusan, maka kita akan menuai persaudaraan. Semakin luas persaudaraan yang kita bangun, akan semakin terbuka pintu rejeki kita. “Cari barang seperti itu, di Fulan aja, bisa dipercaya dan servisnya bagus…!”. Bukankah itu sebaik-baiknya promosi?

 

TRUST

Member Yukbisnis tercinta, untuk hal yang terkritis berbisnis online adalah KEAMANAN, betulkah? Yang disebut keamanan, intinya mencakup 2 hal:

  1. Apa betul saat saya bayar, barang terkirim?
  2. Apa betul kualitasnya sesuai yang dijanjikan?

Seperti disebutkan di Aturan Main Pasal 1 Ayat 1:

“YB tidak bertanggung jawab atas segala kerugian pihak luar ataupun pihak terkait, yang timbul karena tindakan para member”

Namun demikian, kami juga menginginkan para member ataupun pelanggan mendapatkan keamanan dan kenyamanan saat berbelanja, maka kami terbitkan fitur TRUST sebagai sarana kontrol sosial para pebisnis di YB.

 

Adapun penjelasan singkat fitur TRUST adalah sebagai berikut:

 

1. Tombol TRUST muncul dibawah logo bisnis. Misal Anda telah mencoba berbelanja ke suatu toko di YB dan puas dengan produk/servisnya, maka Anda boleh menekan tombol TRUST. Tentunya tak harus pada transaksi pertama, bisa jadi setelah teruji  dengan beberapa transaksi.

2. Saat Anda mengeklik TRUST (harus login dulu), maka akan ada notifikasi:

“Apakah Anda yakin akan memasukkan #namabisnis# dalam TRUSTED LIST (Daftar Bisnis Terpercaya) Anda?” —> Pilih: YUK atau BATAL

3. Jika YUK, maka bisnis tersebut akan masuk kedalam submenu TRUSTED LIST Anda (di menu Profilku). Bersamaan dengan itu, di akun si pemilik bisnis, TRUST LIST-nya (di menu Bisnis) akan bertambah.

4. Jumlah profil yang TRUST (percaya) kepada toko tersebut akan tampil disamping Nama Bisnis di setiap pencarian, sebagai angka kredibilitasnya. Contoh: Zuper Book Store (256).

5. TRUSTED LIST, yang berisi daftar bisnis yang dipercaya kita, bisa di UNTRUST.

6. Bisakah angka TRUST direkayasa? Bisa, dengan membuat akun abal-abal yang mengeklik bisnisnya sendiri. Tapi itu harusnya tak akan mempengaruhi penilaian Anda. Karena mereka bukanlah relasi Anda! Saat Anda klik di TRUST LIST suatu bisnis, daftar teratas orang yang TRUST bergaris  HIJAU adalah relasi Anda. Yang nantinya Anda bisa melakukan klarifikasi kebenaran kredibilitasnya.

 

HATI-HATI!

Pertimbangkan 10 kali sebelum memasukkan suatu bisnis ke dalam TRUSTED LIST Anda. Karena jika bisnis tersebut tidak amanah, maka akan meragukan akurasi penilaian Anda terhadap bisnis lainnya. Jangan berikan TRUST kepada suatu bisnis karena bujukan dari si pemilik atau hasutan dari orang lain.

 

“Penghargaan itu diberikan, bukan diminta”

 

7 Keuntungan Ikut Pameran Bisnis

business expo

 

Pameran bisnis di pusat keramaian menjadi ajang promosi yang efektif. Pasalnya, event pameran bisnis acap kali ramai dipadati pengunjung, baik yang sekadar melihat-lihat atau memang ingin mencari suatu produk. Apalagi di akhir pekan seperti hari Sabtu dan Minggu, biasanya pengunjung tambah ramai berjejalan.

Menurut Small Bussiness Admisnistration (SBA) Amerika Serikat, ada beberapa manfaat mengikuti pameran sebagai peserta, antara lain: Yuk Ikut Pameran

Sukses Berpola, Gagal Berpola

sukses berpola gagal berpola

 

Saat pertama kali bergabung di salah satu anak perusahaan Astra di Batam, saya dan teman-teman satu batch (angkatan), harus melewati masa training. Di akhir sesi training kita selama 3 bulan lamanya, kita diwajibkan untuk membuat studi kasus yang harus diselesaikan menggunakan metode Practical Problem Solving (PPS). Permasalahan yang timbul adalah, kami diwajibkan presentasi menggunakan metode PPS dalam bahasa Inggris. Review presentasi dilakukan sebanyak 4 kali, sampai akhirnya final presentation di depan COO (Chief Operational Officer) yang notabene orang ‘bule’. Celakanya, bahasa Inggris saya saat itu amburadul dan super tidak lancar. Untuk menutupi ketidak lancaran saya setiap presentasi dalam bahasa inggris, saya berdalih menyalahkan metode PPS yang tidak up to date. Continue reading →

8 Kesalahan Berbisnis Dari Rumah

Bisnis Dari Rumah

“Menjalankan bisnis dari rumah”, asyik ya kedengarannya: sambil kerja di rumah dengan waktu yang fleksibel, eh duit pun mengalir mengisi rekening bank kita. Sepertinya menjanjikan keseimbangan hidup & kerja yang kita semua dambakan ya? Akan tetapi, kenyataannya: bisnis rumah itu membawa tantangan tersendiri, lho. Ada aja jebakan kesalahan yang bisa membuat kita terjerumus/tersandung. Maka dari itu, kita kudu waspada, hati-hati & mawas diri deh.

Yuk, kita cermati 8 kesalahan berikut ini:

Continue reading →

Franchise Tipu-tipu

Tipu-tipu

 

Franchise atau waralaba adalah kata-kata yang tak asing akhir-akhir ini. Jika Anda sering membeli majalah bisnis, hampir tak terlewatkan iklan-iklan menjual franchise atau peluang usaha. Mulai dari kelas 5 jutaan hingga melebihi 1 miliar. Mau cari usaha apa? Rumah makan, konter burger, kebab, crepes, pisang goreng, salon mobil, café, bimbingan belajar, kursus bahasa, child care, karaoke, pokoknya segala macam bisnis yang ada saat ini, hampir semua ada waralabanya. Kalau Anda baca iklan-iklan tersebut, akan membuat Anda tergiur dengan iming-iming keuntungannya. “BEP (Break Event Point) dalam 3 bulan”, “Telah sukses di 100 kota Indonesia!”, “Buka langsung untung”, “Bisnis tanpa resiko”, “Margin 300%”, dan banyak lagi iming-iming yang akan membuat mata Anda hijau. Bayangkan saja, jika Anda punya duit 100 juta rupiah. Apa yang Anda lakukan untuk membuat uang Anda berkembang biak? Sebut saja salah satunya yaitu deposito. Berapa sih pendapatan dari bunga deposito saat ini? Paling-paling 10% pertahunnya. Itupun karena kondisi krisis. Bandingkan dengan iming-iming BEP (red: yang benar Payback Period) 3 bulan, yang artinya menghasilkan keuntungan 33% perbulan (ROI) dari nilai investasi yang Anda tanamkan. Yakinkah akan segitu?

Continue reading →

LUAS DAN KUALITAS Bag. 1

“Kecepatan dan kestabilan bisnis kita berkembang, dipengaruhi oleh seberapa LUAS dan KUALITAS jaringan yang kita miliki”

 

Bagaimana penjabarannya? Bukankah bisnis itu berhubungan dengan erat dengan jaringan? Jaringan pemasok, pelanggan, distribusi, produksi, pemodal, informasi..!! Jika salah satu mata rantai yang kita perlukan tak tersedia, maka bisnis kita akan tersendat. Terbukti jika jaringan Anda kuat, Anda dapat dengan menyelesaikan permasalahan bisnis dengan lebih cepat. Seperti kuis Who wants to be a millionaire, ketemu masalah? Phone a friend atau ask the audience, baru terakhir gunakan intuisi (fifty-fifty).

 

LUAS berarti  banyaknya orang yang kita kenal. Semakin heterogen, semakin bagus. Ibarat akar, luasnya jaringan adalah merambat kesamping. Menjamah yang tak terjamah. Inilah kekuatan informasi. Ada suatu teori jaringan, bahwa untuk mencari nomor telepon presiden, bisa kita dapatkan tak lebih dari 7 langkah. Bahkan lebih sukar mencari kawan SD kita daripada pimpinan cabang sebuah bank. Luasnya jaringan sangat berpengaruh pada  kecepatan pertumbuhan bisnis. Karakteristik: berapa jumlah phone book kita?

 

KUALITAS berarti seberapa kuat ikatan emosional kita dengan orang-orang yang kita kenal, kredibilitas yang kita bangun. Apakah kita banyak menanam ataukah sering memetik, bahkan tanpa menanam? Ibarat akar, kualitas jaringan adalah kedalaman suatu hubungan. Seberapa mau mereka membantu kita menghadapi masalah yang besar, sangat tergantung dari apa yang pernah kita tanam di masa lalu. Kualitas jaringan sangat berpengaruh pada kestabilan bisnis. Karakteristik: siapa yang rela membantu kita dalam kesulitan?

 

Jika LUAS bertemu KUALITAS, maka bisnis akan cepat berkembang, masalah akan cepat terselesaikan.

3 Rahasia Pengusaha Sukses

Ayah saya sering berpesan kepada saya,”Asalkan kamu punya 3 hal ini, maka kamu akan sukses menjadi seorang pengusaha…”. Kata-kata itu sering diucapkan kepada saya, bahkan sejak saya masih mahasiswa. Nah, apakah ketiga hal itu?

 

1. Skill (Ketrampilan)

Kenapa ayah saya tak menyebut kata ‘knowledge’ atau keilmuan? Karena arti skill jauh lebih dalam dari knowledge. Skill atau ketrampilan adalah keilmuan yang telah teruji di lapangan, bukan sekedar teori saja. Belajarlah segudang teori pemasaran yang Anda pelajari di bangku kuliah, saya berani jamin akan berbeda di lapangan, apalagi jika Anda menjalankan usaha sendiri. Mengapa? Disamping kebanyakan teori pemasaran di bangku kuliah diperuntukkan perusahaan besar (jarang yang untuk skala UKM), juga studi kasusnya seringkali sudah tidak up to date lagi. Bukan berarti belajar teori tidaklah penting, tapi harus dipraktekkan dan di adjust di lapangannya, agar akurasinya terjaga. Ringkasnya, ketrampilan adalah perpaduan akurasi teori dengan jam terbang.

 

2. Credibility (Kredibilitas)

Alias membangun nama baik, dimata para rekan bisnis. Mudah diucapkan, namun tak mudah dipraktekkan. Mungkin mudah membangun nama baik jika kita ada maunya, misalnya kepada para calon pelanggan, karena merek yang memberi orderan kepada kita. Disisi lain, seringkali nama baik tak terjaga terhadap pemasok kita. Saat ditagih, ingkar janji, bahkan kabur. Terlambat bayar wajar terjadi di dunia bisnis, namun alangkah baiknya diberitahukan sebelum ditagih karena keterlambatan. Di sisi lain, nama baik bukan sekedar kejujuran, namun juga keterandalan saat diberikan suatu tugas dan menyelesaikannya sesuai janji. Banyak kisah orang-orang yang terangkat derajat dan kesuksesannya karena keterandalan dan ketulusannya. Ya benar, ketulusan! Berbuat baik dan benar setiap saat, bahkan saat orang lain tak melihat kita.

 

“Kita tak tahu kapan ‘malaikat’ akan lewat, tapi jika kita selalu mengerjakan dengan baik, maka kita tak akan terlewatkan malaikat”

 

3. Network (Jaringan)

“Kecepatan bisnis kita berkembang akan sebanding dengan seberapa luas dan kualitas jaringan yang kita miliki”

Banyak masalah dalam bisnis yang sebenarnya akan selesai, jika kita menggunakan opsi ‘phone a friend’, tentunya jika kita memiliki ‘friends’ yang luas dan berkualitas. Cara yang tercepat adalah bergabung dengan komunitas atau organisasi. Banyak orang salah kaprah dalam membangun jaringan. Mereka seperti perampok, yang datang ke suatu komunitas dengan bertanya,”Kalau aku join di komunitas ini, dapat apa?”. Harusnya,”Apa yang bisa kubantu di komunitas ini…?”. Orang yang memetik, tanpa mau menanam terlebih dahulu disebut perampok. Bangunlah jaringan dengan fondasi ketulusan. Memang akan memakan waktu lebih lama, tapi lebih kokoh akarnya.