Riko Sasongko di Kopdar Akbar Yukbisnis 2018

Kopdar Akbar Yukbisnis 2018

Riko Sasongko, pemilik Java Honey, di Kopdar Akbar Yukbisnis 2018

Riko adalah salah satu pengusaha yang memiliki prinsip “Jangan sampai ada stok barang yang tersisa di gudang” di dalam bisnisnya.

Riko mengungkapkan bahwa ia sering bertemu dengan pengusaha yang takut untuk memasuki cluster produksi karena takut barangnya hanya akan menumpuk di gudang.

Menurutnya, dengan implementasi 5 Ways dan social traffic yang tepat (Facebook Ads), maka tidak akan ada stok barang yang tersisa.

Ingin tahu bagaimana Riko menggunakan Facebook Ads hingga stok barang di gudangnya selalu habis?

Yuk, belajar bersama pengusaha-pengusaha lainnya di Kopdar Akbar Yukbisnis 2018.

Belum daftar?

DAFTAR DI SINI

 

Gazan Azka, pemilik Zanana Chips, di Kopdar Akbar Yukbisnis 2018

Kopdar AKbar Yukbisnis 2018

GAZAN AZKA DI KOPDAR AKBAR YUKBISNIS 2018– Siapa yang tidak tahu Zanana?

Produk keripik pisang itu dimulai dari kemasan plastik biasa yang sama sekali tidak menarik untuk dilirik. Zanana mulai dipasarkan melalui akun Instagramnya, @zananachips. Perlahan-lahan, Zanana terus menunjukkan eksistensinya di pasar makanan ringan.

Dulu, Anda harus terlebih dahulu menghubungi reseller di kota Anda untuk mendapatkan produk Zanana. Tapi, sekarang bahkan Anda bisa menemukan Zanana di rak minimarket terdekat dari tempat Anda. Pola kesuksesan Zanana bisa Anda lihat pada sistem distribusi yang diaplikasikan oleh pemiliknya, Gazan Azka.

Produknya yang berhasil memasuki gerai minimarket itu tidak lantas membuat Gazan tinggi hati. Dia masih memikirkan bagaimana caranya para pengusaha lokal yang berbisnis dalam bidang yang sama, tidak kesulitan untuk mendistribusikan produknya. Gazan ingin distribusi kerakyatan tidak hanya diaplikasikan oleh Zanana, tapi bisa dirasakan oleh para pengusaha lainnya dengan membuat Konspirasi Snack.

Ingin tahu lebih dalam mengenai sistem distribusi kerakyatan dari Gazan?

Gazan akan membahasnya di Kopdar Akbar Yukbisnis 2018.

Anda belum daftar? Seat terbatas!

DAFTAR DI SINI

Reza Galih, Pemilik Sheika Hijab, di Kopdar Akbar Yukbisnis 2018

Kopdar Akbar Yukbisnis 2018

REZA GALIH DI KOPDAR AKBAR YUKBISNIS 2018 – Anda pebisnis fashion muslim?

Sudah tahu Sheika Hijab?

Sheika hijab adalah brand hijab dan pakaian muslim yang berdiri sejak 2014 dan sudah berhasil mencatatkan omzet ratusan juta per bulannya.

Kesuksesan Sheika tidak lepas dari tangan dingin Reza Galih. Pengusaha yang sempat merasakan pahitnya kebangkrutan dalam bisnis peternakan, kembali bangkit dan memulai usahanya lagi dengan membuat brand hijab. Dengan membenahi sistem distribusinya, ternyata Reza bisa membuat Sheika berkembang lebih cepat.

Jika Anda meyakini bahwa produk Anda punya kualitas yang baik untuk bersaing di pasar, mulailah membenahi sistem distribusi. Tanpa sistem distribusi yang baik, hanya Anda yang akan tahu bahwa Anda memiliki produk yang berkualitas, karena produk Anda tidak akan sampai ke tangan pelanggan.

Reza akan membedah bagaimana dia mengelola sistem distribusi di Sheika Hijab hanya di Kopdar Akbar Yukbisnis 2018.

Ingin tahu bagaimana cara Reza mengelola sistem distribusinya?

Segera daftar Kopdar Akbar Yukbisnis 2018, seat terbatas!

 

Cara daftarnya?

KLIK DI SINI

 

Membangun Kluster Produksi dengan Modal 20 Juta, Mungkinkah?

Kopdar Akbar Yukbisnis 2018

Bagi Anda yang sudah terjun ke dunia wirausaha, mungkin sudah sedikit lebih memahami mengenai produksi dan pemasaran. Tapi, bagi pengusaha yang belum memiliki jam terbang yang tinggi kadang masih memiliki kesulitan dalam hal ini.

Mana yang lebih penting? Produksi dulu atau pemasaran?

Tentu saja keduanya sama-sama penting, akan lebih baik lagi jika bisa menyeimbangkan antara produksi dengan pemasaran.

Jika pemasaran sudah lebih dulu berjalan dengan lancar, kebingungan yang akan muncul selanjutnya adalah bagaimana untuk memenuhi permintaan yang ada. Jika terus memproduksi di tempat lain, konsekuensinya adalah kualitas yang tidak bisa kontrol dan juga waktu produksi yang bisa molor sewaktu-waktu. Berbeda jika memang memiliki kluster produksi sendiri.

Tapi, bukannya membangun kluster produksi itu membutuhkan biaya yang besar ya?

Sebenarnya, kluster produksi bisa dibangun dengan modal 20 juta rupiah. Akibat ketidaktahuan itulah banyak pengusaha yang berpikir bahwa kita harus memiliki modal yang sangat besar dulu untuk bisa memproduksi produk sendiri.

Ingin tahu bagaimana Anda bisa membangun kluster produksi dengan modal 20 juta rupiah? Ingin tahu juga bagaimana menyeimbangkan lini pemasaran dan produksi?

Arief Gampang Utomo, owner Respiro, akan membahasnya di Kopdar Akbar Yukbisnis 2018.

Anda belum daftar?

DAFTAR DI SINI SEKARANG JUGA

 

 

Diana Anggraini, Pemilik Envygreen.co.id, di Kopdar Akbar Yukbisnis 2018

Kopdar Akbar Yukbisnis 2018

BELAJAR MIGRASI TRANSAKSI DARI OFFLINE KE ONLINE BERSAMA DIANA ANGGRAINI DI KOPDAR AKBAR YUKBISNIS 2018 — Apakah Anda pebisnis online? Atau semi online? atau mungkin Anda pebisnis offline?

Bagi Anda yang masih bertanya-tanya apa itu bisnis semi online. Sebenarnya, jika Anda masih berjualan di media sosial seperti Instagram, bisnis Anda masih tergolong semi-online. Mengapa? Karena Anda masih harus membalas satu per satu pertanyaan dari konsumen Anda sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk membeli.

Bayangkan jika transaksi bisnis Anda mencapai ratusan order per harinya, apa Anda akan sanggup membalas chat satu per satu dengan cepat? Berapa banyak admin tambahan yang Anda butuhkan hanya untuk membalas chat?

Berbeda dengan bisnis online yang memang sudah berjalan sendiri, bahkan ketika Anda tidur, orderan tetap bisa masuk tanpa Anda harus membalas chat. Jika bisnis Anda sudah full online, maka yang harus Anda lakukan hanya mengecek orderan yang ada dan mengemas paket untuk dikirim!

Bagaimana dengan pebisnis offline? Produk wajib ada bentuk fisiknya sehingga konsumen Anda bisa melihatnya secara langsung. Anda harus menjelaskan kelebihan produk Anda dan menggunakan teknik lainnya agar terjadi ‘closing’. Sudah terbayang betapa lelahnya bisnis yang belum full online?

Diana Anggraeni, owner Envygreen.co.id, juga pernah merasakan kesulitan yang sama ketika bisnisnya belum full online. Oleh sebab itu, Diana memutuskan untuk perlahan-lahan memindahkan transaksi ke toko onlinenya.

Apa langkahnya langsung sukses? Tentu saja tidak, karena banyak hambatan-hambatan kecil yang membuat konsumennya ragu untuk bertransaksi via website (toko online) miliknya.

Hebatnya, Diana bisa mengatasi hal tersebut. Diana menyebutkan bahwa sekarang dia bisa menerima transaksi online sekitar 70%, hanya 30% yang masih bertransaksi semi online. Hal tu juga berarti bahwa Diana bisa melakukan efisiensi di dalam timnya dengan tidak menambah karyawan untuk menjadi admin.

Ingin tau rahasia sukses Diana?

Diana akan mengungkap bagaimana caranya migrasi transaksi dari offline ke toko online di Kopdar Akbar Yukbisnis 2018. Anda sudah daftar?

Masih ada kesempatan untuk daftar dan belajar bersama ratusan pengusaha lainnya yang hadir di Kopdar Akbar Yukbisnis 2018.

 

Cara daftarnya?

 

KLIK DI SINIĀ 

Rosie Rahmadi, Pemilik Gadiza, di Kopdar Akbar Yukbisnis 2018

Kopdar Akbar Yukbisnis 2018

BELAJAR MANAJEMEN BRAND BERSAMA ROSIE RAHMADI

Anda sudah punya produk tapi belum punya brand?

Atau sudah punya brand namun belum paham bagaimana mengelolanya?

Mengelola brand tentunya bukan hal yang mudah dilakukan.

Setiap brand harus memiliki ciri khas tersendiri sehingga akan ada sesuatu yang melekat dan terus diingat dalam benak konsumen.

Rosie Rahmadi akan berbagi cara untuk mengelola brand.

Bukan hanya sebuah brand saja, melainkan bagaimana mengelola beberapa brand.

 

Bagi Anda yang ingin belajar dari Rosie Rahmadi, segera daftarkan diri Anda di Kopdar Akbar Yukbisnis 2018.

 

Caranya?

 

DAFTAR DI SINI