9 Cara Menjadi Pengusaha Sukses

Cara Menjadi Pengusaha Sukses

Banyak orang yang menginginkan menjadi seorang pengusaha sukses.
Banyak cara menjadi pengusaha sukses,
Bila Anda ingin menjadi pebisnis sukses maka yang harus Anda lakukan Adalah memulai bisnis tersebut, bukan hanya menanyakannya saja
Namun memang benar ada cara yang bisa Anda lakukan untuk menjadi pebisnis sukses.

Anda mau tau bagaimana cara untuk menjadi pebisnis sukses ?
Semua terangkum dalam ulasan berikut ini :

1. Segeralah memulai nya

Yaps benar Segera Memulai Bisnis adalah cara pertama yang harus Anda tempuh bila ingin menjadi pengusaha sukses.
Sebagus bagusnya bisnis yang ingin Anda buat akan selalu percuma jika Anda tidak memulainya.

“Sebaik – baik nya bisnis adalah yang dimulai bukan di tanyakan terus menerus”
– Jaya Setiabudi ( Juragan Besar Yukbisnis.com )-

2. Kuatkan Niat dan Jangan Terbawa Arus

Kuatkan niat bila ingin menjadi pengusaha sukses, Karena sesuatu yang diawali dengan niat yang kuat, hasilnya akan lebih baik dibandingkan dengan hasil yang diperoleh tanpa niat, Bayangkan bila Anda tidak berniat alias terpaksa menjadi pengusaha, maka mungkin hasil dari usaha Anda akan hancur dan bangkrut.
Jangan terbawa arus, bila Anda sudah memiliki niat yang kuat untuk menjadi pengusaha, jangan terbawa oleh arus yang tidak baik, karena itu akan mengganggu bisnis Anda dan akan menghancurkan bisnis Anda.

3. Cintai Bisnismu

Cintailah bisnis yang Anda jalankan bila ingin menjadi pebisnis sukses,
Karena bila menjalankan bisnis yang Anda cintai, sesulit apapun, sebesar apapun kendala yang ada,
itu bukan hambatan yang besar, karena Anda mencintai bisnis tersebut.
Misalnya :
Anda sangat menyukai sepak bola, maka mulailah berbisnis yang berhubungan dengan sepak bola.
Seperti menjual jersey bola, sepatu bola dan lain lain.

4. Semangat dan panting menyerah

Semangat dan Pantang Menyerah adalah sebuah modal yang sangat penting bila Anda ingin sukses sebagai pebisnis.
Bayangkan jika Anda, tidak bersemangat, mudah menyerah, bermalasan, loyo, lemas bagaimana Anda bisa sukses sebagai pebisnis ?
Bila Anda tidak memiliki semangat yang hebat dalam berbisnis maka Anda tinggal menunggu .saja bisnis Anda roboh.
Jika Anda merasa tidak bersemangat, ada hal kecil yang bisa Anda lakukan untuk membangun semangat yang kuat, yaitu dengan :
Carilah motivasi & pelajari perjuangan pengusaha-pengusaha yang sudah sukses sebelum Anda.

5. Berani Mengambil Resiko

Segala sesuatu yang kita lakukan akan selalu saja ada resikonya.
Semakin besar hasil yang Anda inginkan, maka kemungkinan resiko yang ada dihadapan Anda juga besar.
Orang yang berani mengambil resiko memiliki kemungkinan untuk sukses yang lebih besar dibanding mereka yang takut mengambil resiko.
Jangan pernah takut untuk gagal, karena kegagalan adalah batu loncatan menuju kesuksesan.

6. Memiliki Pengetahuan Dalam Berbisnis

Tanpa adanya pengetahuan akan membuat bisnis yang Anda jalankan hanya akan mengalami kegagalan.
Tidak akan ada kesuksesan tanpa sebuah pengetahuan.
Sekarang sudah banyak sekali buku buku bisnis dan seminar tentang bisnis.
Maka belilah buku buku tersebut dan ikuti seminarnya juga, agar ilmu yang Anda peroleh semakin besar dan banyak.

7. Berteman Dengan Pebisnis

Luangkanlah beberapa waktu untuk bersama dengan mereka.
Karena Anda bisa saling berbagi ilmu, bertukar pikiran dan juga mendapatkan nasehat dari mereka yang sudah sukses.

8. Belajar Dari Para Pebisnis Yang Sudah Sukses

Sebuah pepatah mengatakan “Pengalaman adalah guru yang terbaik”.
Seorang calon pengusaha yang ingin sukses harus mau mengambil pengalaman dari pebisnis lainnya yang sudah sukses.
Apapun pengalamannya baik kegagalan atau kesuksesan harus dijadikan pelajaran sebagai pedoman untuk Anda dalam membangun sebuah kesuksesan berbisnis.

9. Tanpa TAPI, Tanpa NANTI

Ya jika Anda ingin menjadi pebisnis yang sukses jangan pernah menanti dan beralasan.
Karena Alasan dan penundaan adalah penghambat terbesar seseorang yang ingin sukses dalam berbisnis.

“Musuh terbesar ada 2 : Alasan dan penundaan”

Semoga artikel 9 cara menjadi pengusaha sukses ini bermanfaat dan selamat mencoba menjadi pebisnis sukses :)

Mau Ebook 5 Jurus Jitu Dongkrak Profit GRATIS ??
KLIK DISINI

Untitled-1

Langkah – Langkah Supaya Anda Lebih Kreatif Dalam Berbisnis

kreatif dalam berbisnis

Langkah Langkah Supaya Anda Lebih Kreatif Dalam Berbisnis

Pengetahuan dalam bisnis sangatlah penting, namun kreatifitas bisnis juga tidak kalah penting dengan sekedar pengetahuan.
Apapun bisnis yang Anda jalankan, kreatifitas dalam bisnis sangatlah penting.
Bisnis Anda bisa sangat maju bila kreativitas Anda juga tinggi, Sebaliknya bila Anda kurang kreatif maka efek nya bisnis Anda pun akan menurun.

Kreatif berbisnis bukan hanya milik mereka yang menjalankan bisnis ekonomi kreatif seperti Film, Fashion, Model, Musik, dan sebagainya.
Memang ekonomi kreatif ini tergolong membutuhkan kreatifitas yang tinggi.
Namun juga berlaku bagi mereka yang berbisnis makanan, minuman, laundry dan sebagainya, juga membutuhkan kreativitas tidak hanya dari sisi produk yang dibuat, namun juga dari memasarkan produknya,
Sehingga bisa efektif dalam penjualannya.

Jadi, bagaimana langkah langkah membuat Anda kreatif dalam berbisnis :

1. Jangan Malas Berpikir.

Kebiasaan ini bisa menjadi masalah untuk berpikir jernih.
Bila pikiran Anda tidak jernih bagaimana caranya Anda untuk kreatif ?
Anda tidak akan pernah mendapatkan ide-ide kreatif jika malas berpikir.
Dan efeknya akan berpengaruh negatif pada bisnis Anda
Jadi, Apa anda masih malas berfikir ?

2. Sisakan Waktu Bersama Orang Orang Yang Kreatif

Bila Anda bersama orang yang kreatif, Tentunya Anda akan dapat tertular kreatifitasnya.
Mengobrol bersama mereka Anda bisa mendapatkan ide ide baru untuk bisnis Anda.
Maka dari itu sisakan waktu bersama orang orang yang memiliki kreatifitas.

3. Berfikir Dewasa, Bertindak Seperti Anak Kecil.

Orang dewasa yang berusaha kreatif selalu saja menghadapi kendala untuk menemukan kreatifitasnya.
Sementara Anak – Anak cenderung tidak akan sulit menemukan kreativitas.
Peliharalah keingintahuan Anda seperti anak kecil.
Contohnya :
Seorang anak kecil ingin memakan sesuatu maka ia akan bertanya dulu “Bagaimana rasanya?, Harganya berapa?, Enak atau tidak?”
Itulah yang harus Anda contoh, Keingintahuan Anda akan suatu hal akan mengasah kreatifitas Anda dalam berbisnis.
Bila keingintahuan Anda begitu besar, maka Ilmu dan Ide bisnis yang Anda peroleh pun akan besar.

4. Luangkan Waktu Setengah Jam Sehari Untuk Memikirkan Suatu Topik.

Seperti dilansir https://id.wikihow.com
Awalnya hal ini mungkin sulit dilakukan.
Anda bisa mulai memikirkan sebuah topik tertentu selama 5 menit sehari, lalu tingkatkan waktunya sampai bisa mencapai setengah jam sehari.
Sebagai permulaan, lakukan kegiatan ini saat sedang sendiri, namun Anda harus mampu melakukannya di tengah-tengah kegiatan lain yang sibuk seperti saat sedang dalam perjalanan dan di kantor.
Bila Anda memikirkan sebuah topik yang terbaru, Anda bisa mendapatkan ide bisnis yang baru juga.
Anda bisa memasukan menggabungkan ide bisnis Anda dengan topik yang sedang hot/baru.

Seperti yang dikatakan oleh Albert Einstein

“Creativity is Intelligence Having Fun”

DAPATKAN Ebook GRATIS Video Yubinar Cara Kreatif Berjualan Hijab bersama Ayu Momalula DISINI !

Semoga tips ini bermanfaat bagi siapapun yang membacanya :)

5 Tips Belajar Bisnis Di rumah.

TIps Belajar Bisnis

Data Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) menyebut, hanya sekira 0,18 % masyarakat atau 2,38 juta penduduk Indonesia yang memilih menjadi pengusaha.
Padahal untuk bila Indonesia ingin menjadi negara maju, 2 % dari masyarakat harus menjadi pengusaha.

Negara tidak akan maju, bila jumlah pengusahanya tidak sampai dua persen dari jumlah penduduknya. Ini merupakan ketentuan yang sudah disepakati diseluruh dunia.” Ujar Dahlan Iskan Menteri BUMN

Saat ini sudah banyak sekali cara untuk menjadi pengusaha..
Dan salah satunya bisa Anda pelajari dirumah..
Maka dari itu Kami beri Tips Belajar Bisnis di rumah, Yuk kita simak :

1. Mental yang tangguh

Hal pertama yang harus disiapkan adalah mental.
Mental pengusaha harus berbeda dengan mental karyawan.
Karyawan cenderung akan menghabiskan gaji bulanannya.
Sedangkan Pengusaha harus menginvestasikan sebagian penghasilannya untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar untuk dirinya dan untuk menggaji karyawannya.
Maka, menjadi seorang pengusaha harus memiliki mental yang tangguh.

2. Menentukan barang yang akan dijual

Ada banyak sekali jenis usaha yang bisa Anda jalankan.
Namun cara terbaik menentukan produk terbaik adalah fokus menjual satu produk lalu besarkan.

3. Berbisnis sesuai kesukaan ( Hobi )

Segala sesuatu yang dikerjakan menurut hobi, akan membuat hasil yang lebih baik.
Karena bila kita mengerjakan sesuatu sesuai hobi, kita akan menjadi rilex, tenang dan senang dalam menyelesaikan pekerjaan kita.
Misalkan Anda menyukai Sepak bola, Anda bisa berbisnis Pakaian Sepak Bola, Bola dan sesuatu yang berhubungan dengan Sepak Bola.

4. Buat rencana yang matang

Ketika kita sudah menentukan apa yang dijual, dan sudah sesuai dengan hobi, maka selanjutnya adalah membuat sebuah rencana yang matang.
Seperti menentukan media promosi, supplier dan lain lain.

5. Memulainya

Ini adalah yang paling terpenting dari 4 point sebelumnya.
Jika mental Anda sudah tangguh, barang sudah ada dan sesuai hobi, rencana sudah sangat matang, jika tidak Anda memulainya maka semuua itu percuma.

“Sebaik – baiknya bisnis adalah yang dimulai bukan yang di tanyakan terus menerus”
– Jaya Setiabudi –

Semoga tips diatas bermanfaat bagi Anda.
Selamat mencoba !
FIGHTING !

Bisnis Tenang “Tanpa” Uang, Apakah Bisa?

Bisnis Tenang

Berapa banyak diantara Anda yang membaca artikel ini dan ingin menjadi pengusaha?

Hampir semua yang membuka link ini, tentu ada keinginan baik kecil maupun besar untuk menjadi pengusaha.  Motivasi menjadi pebisnis umumnya adalah untuk meraih penghasilan yang lebih besar tanpa terikat jam kerja. Sehingga tetap bisa memiliki waktu luang.

Tapi, pernahkah terpikirkan oleh Anda…

Bahwa berbisnis dengan menjadikan materi sebagai prioritas sangatlah melelahkan dan menjadi penyebab stess. Dikutip dari postcrescent.com, dari 3000 orang yang disurvei di Amerika, 72% dari peserta survei menyatakan setiap bulannya mereka merasa stress karena cemas memikirkan soal uang. Diakui para partisipan, uang membuat mereka stres karena pengeluaran tak terduga, pembayaran hal-hal penting dalam hidup serta tabungan pensiun.

Apalagi jika Anda adalah seorang pengusaha, hal-hal yang berkaitan dengan uang akan selalu ada. Tentu saja kondisi ini dapat membuat Anda rentan terserang stress.

Oleh karena itu, tidak menjadikan uang sebagai prioritas UTAMA dalam berbisnis adalah kunci untuk meraih kebahagian dan motivasi dalam berbisnis. Lalu apa saja tips untuk mengubah orientasi berbisnis dari HANYA sekedar uang sehingga hidup lebih tenang?

Beberapa langkah meraih bisnis tenang “tanpa” uang yang bisa Anda coba antara lain :

  1. Mulailah Menggali Bakat Terpendam Anda

Jang terlalu fokus pada yang Anda bisa. Carilah kegiatan lain yang mungkin adalah bakat Anda. Melakukan kegiatan yang sama dan berulang bisa membuat bosan karena itu, kegiatan baru bisa memberi nuansa baru dan membantu Anda melupakan tentang uang sejenak. Bagaimana memulainya? Cari tahu kegiatan atau hal apa yang Anda sukai. Contoh, jika Anda senang dengan kuliner namun merasa tidak memiliki bakat masak, cobalah ikut kursus memasak singkat. Selain melatih kemampuan Anda, bisa saja di tempat kursus justru bisa bertemu dengan rekan baru yang bisa jadi partner bisnis.

  1. Hindarilah Berdiam Diri

Berdiam diri membuat pikiran menjadi memikirkan hal-hal yang kurang produktif dan lebih mudah untuk teringat dengan urusan uang. Karena itu isilah waktu diam Anda dengan kegiatan. Menurut psikolog Mihaly Csikszentmihalyi menyatakan bahwa saat terbaik dalam kehidupan seseorang justru bukan saat-saat pasif atau santai, namun ketika seseorang menerjang batasnya untuk mencapai sesuatu yang sulit dan berarti.

Berolahraga dan bertemu teman bisa menjadi hal yang paling mudah dilakukan di waktu luang. Olahraga bisa membuat otak lebih segar sehingga mudah untuk memikirkan ide-ide bisnis kreatif. Betemu teman bisa membantu Anda memikirkan hal-hal baru dan inovatif juga. Tapi temuilah teman yang memberi pengaruh positif ya J

  1. Ubah Hal-Hal Yang Bisa Anda Kendalikan

Tidak perlu membebani diri Anda dengan hal-hal yang tidak bisa Anda kendalikan, seperti omongan negatif orang lain. Lakukan bisnis yang Anda memang inginkan tanpa harus mendengarkan pendapat yang merendahkan keputusan Anda. Kendalikan saja apa yang memang bisa dikendalikan, seperti tindakan Anda. Ini bisa membantu Anda untuk lebih mudah mencintai apa yang Anda lakukan tanpa harus tergiring dengan hal-hal terkait materi dan uang dari aktivitas Anda. Contohnya, lihatlah Go-JEK. Bisnis yang berkaitan dengan tukang ojeg yang dianggap sebagai profesi minim penghasilan. Nmaun dengan kreatifitas GO-JEK, kini justru banyak orang bahkan sarjana ingin menjadi pengemudi GO-JEK karena potensi penghasilannya yang bisa sampai 8-10 Juta/bulan.

Semoga tips singkat diatas bermanfaat bagi Anda. Selamat mencoba.

Ternyata, Cara Sederhana Inilah Kunci Menjalankan Bisnis Dalam Krisis

Bisnis dalam krisis

Beberapa bulan terakhir ini kita nampak sudah akrab dengan berita-berita terkait kondisi ekonomi dunia dan Indonesia yang melambat, Bahkan ada yang mengatakan bahwa kondisi saat ini merupakan tanda-tanda krisis ekonomi seperti yang pernah terjadi di tahun 1998.

Benarkah?

Terlepas benar atau tidak, sebagai seorang entrepreneur sejati, seberat apapun kondisi yang dihadapi, tentu tidak boleh ada rasa takut ataupun gentar. Karena mungkin saja ada peluang emas yang terbuka di saat menjalani bisnis dalam krisis ini. Tapi tentu situasi krisis bukanlah keadaan yang dapat dianggap enteng karena jika salah strategi, bisa-bisa bisnis yang kita geluti malah gulung tikar. Maka tentu saja ada KUNCI-KUNCI utama yang bisa membuat bisnis selamat dari resiko krisis, loh..!

Mau tahu apa saja itu ? Ini dia beberapa kuncinya :

  1. Tenang dan Cermat

Dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu, ketenangan dalam melihat situasi sangatlah penting. Ini dapat menghindarkan Kita dari kesalahan dalam mengambil keputusan bisnis. Sekaligus membuat Kita lebih cermat dan teliti melihat peluang. Karena sedikit sekali pebisnis yang mampu melihat peluang dalam krisis. Dalam kondisi ini pebisnis dengan orientasi bertahan dan bukan agresif mencari keuntungan besarlah yang akan berhasil. Merasa cukup dan bersyukur dengan keadaan yang ada adalah kunci dari strategi ini.

  1. Jual Produk Dengan Biaya Lebih Murah

Jika sebelumnya Kita berjualan produk yang berbahan baku impor atau memiliki harga yang mahal, maka di saat Rupiah melemah terhadap Dollar seperti saat ini berpindah dengan berjualan produk-produk berbahan baku lokal adalah salah satu solusinya. Misal sebelumnya Anda adalah reseller produk kosmetik impor, kini fokus berjualan kosmetik dalam negeri yang cenderung stabil dan tidak terkena dampak pelemahan rupiah.

  1. Gencarkan Pemasaran Via Online

Punya fanpage Facebook dan akun Twitter untuk bisnis Anda? Berarti Anda tidak perlu menurunkan intensitas pemasaran Anda. Strategi pemasaran yang berbiaya bisa Anda hentikan dulu untuk efisiensi, sebaliknya gencarkan promosi via media sosial yang relatif murah bahkan gratis. Pemasaran adalah ujung tombak bisnis, jadi jangan sampai karena ekonomi melambat, promosi bisnis malah menjadi menurun.

Itulah tadi tips singkat untuk tetap berjaya di saat krisis ekonomi. Semoga bermanfaat. Sekian :)

Instagram for Business di Kopdar Yukbisnis

Instagram Hanya untuk Stalking Foto Gebetan?

Jangan gunakan Instagram kamu hanya untuk stalking foto gebetan. Menghasilkan dong dari Instagram.

Instagram saat ini sedang naik daun, banyak pengguna social media yang mulai pindah ke Instagram.

Berdasarkan riset, dari tahun 2012 hingga sekarang, pengguna Instagram sudah meningkat dua kali lipat!

Dengan total pengguna Instagram 300 juta orang seluruh dunia merupakan peluang yang besar untuk memulai bisnis online di Instagram.

Bagaimana cara memulainya?

Seperti kata mas J, “Sukses berpola, Gagal berpola.”, maka untuk sukses di Instagram, butuh pola yang sukses juga.

Tenang saja, Rico Huang, owner dari Alona, akan berbagi tips dan trik instagram for business untuk kamu di Kopdar Yukbisnis.

Untuk Anda yang belum daftar Kopdar Yukbisnis, segera daftarkan diri Anda di sini

DAFTAR SEKARANG

Belajar Mengelola Ratusan Reseller di Kopdar Yukbisnis

Yuk Belajar Mengelola Ratusan Reseller Bersama Gazan di Kopdar Yukbisnis

Anda mempunyai produk dan ingin mempercepat penjualan? Reseller adalah salah satu solusi untuk Anda.

Tetapi bagaimana jika reseller Anda sudah banyak hinga mencapai ratusan? Apakah Anda bisa mengurusnya dengan baik dan benar?

Tenang saja, Gazan akan berbagi tips dan trik untuk Anda yang ingin belajar mengelola reseller di Kopdar Yukbisnis.

Gazan, anak muda yang masih berusia 19 tahun, adalah owner dari Zanana Chips yang mempunyai ratusan reseller seluruh Indonesia.

Dengan kemampuannya mengelola reseller, Gazan berhasil memasarkan Zanana hampir ke seluruh Indonesia.

Tidak hanya itu, Zanana sendiri sudah berhasil memasuki negara-negara lain.

Untuk Anda yang belum daftar Kopdar Yukbisnis, segera daftarkan diri Anda di sini

DAFTAR SEKARANG

Ekonomi Melambat, Produk Dalam Negeri Dan Emas Jadi Solusi

 

Akhir-akhir ini tajuk berita di Indonesia didominasi oleh kabar mengenai pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika yang terus terjadi dari awal tahun 2015 hingga saat ini yang sudah menyentuh level Rp 14.000/Dollar. Level paling rendah dalam 17 Tahun terakhir.

Lalu, Apakah sebagai masyarakat biasa, kita hanya bisa pasrah saja dengan kondisi ini?

Tentu saja, TIDAK

Karena Tuhan tidak pernah memberi cobaan kepada umat-Nya melebihi batas kemampuan umat tersebut.

Kondisi seperti ini sesungguhnya disebabkan oleh sistem Kapitalis yang memposisikan Uang sebagai komoditas, sehingga bisa diperjualbelikan dengan harga bervariasi tergantung tingkat permintaan. Sebagai orang biasa yang tinggal di Indonesia, Kita tetap memiliki jalan keluar untuk mengurangi dampak buruk dari kondisi ekonomi saat ini.

Dua hal yang bisa Anda lakukan untuk menyelematkan keuangan Anda di saat ekonomi yang tidak menentu adalah dengan membeli produk-produk dalam negeri dan berinvestasi emas.

Saat krisis, daya beli adalah hal pertama yang berpotensi besar menimpa seluruh lapisan masyarakat, namun kondisi melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar, membuat barang-barang impor menjadi bertambah mahal. Sebaliknya, hal ini membuat barang-barang buatan dalam negeri terutama pelaku Usaha Kecil & Menengah (UKM) tidak naik dan bahkan cenderung murah karena menggunakan bahan baku dan tenaga kerja lokal yang tidak memerlukan Dollar untuk membayarnya.

Apalagi saat ini, banyak UKM Indonesia yang memproduksi produk yang lebih bervariasi, tidak hanya terbatas pada kerajinan atau kuliner saja. Kurang lebih UKM yang beroperasi di Indonesia lebih dari 50 Juta unit berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2012. Tentu dengan jumlah sebanyak itu,  pilihan produk yang bisa Anda beli dari pelaku-pelaku UKM pun sangatlah banyak. Maka slogan “Cintailah Produk-Produk Indonesia” memang benar-benar bermanfaat, terutama di saat ekonomi sedang tidak bersahabat seperti saat ini.

Selain daya beli yang menurun, kondisi dollar yang menguat yang juga menyebabkan inflasi karena banyaknya produk impor yang beredar di Indonesia. Inflasi adalah kondisi di mana nilai uang yang kita miliki menurun. Contoh, biasanya dengan 10 Ribu kita bisa membeli jajanan baso 2 mangkok, tapi sekarang dengan 10 Ribu hanya bisa membeli 1 mangkok saja.

Lalu bagaimana kita mensiasati inflasi tersebut?

Berinvestasi emas adalah salah satunya. Karena emas dikenal sebagai bentuk investasi yang anti inflasi dan tren harganya selalu naik. Emas juga diakui oleh seluruh dunia sebagai logam mulia berharga, sehingga universal dan berlaku di belahan bumi manapun.

Membeli emas pun sekarang semakin terjangkau, karena ANTAM sebagai salah satu produsen emas berstandar internasional pun sudah menyediakan emas dari beragam ukuran, 1 gram hingga 1 kilogram. Sehingga lebih terjangkau oleh beragam lapisan masyarakat, tidak hanya kelas ekonomi atas saja.

Kira-kira itu informasi singkat yang bisa kita lakukan dalam kondisi ekonomi yang kurang kondusif. Semoga bermanfaat. Sekian

11 Hal Kecil yang Bisa Kamu Lakukan Menuju Sukses

Hal-hal Kecil untuk Kesuksesan Kamu

11Hal Kecil yang Bisa Kamu Lakukan Menuju Sukses

Penasaran dengan apa yang membuat kamu sukses? Sebenarnya belum ada hal yang memastikan untuk sukses. Tetapi ada beberapa hal-hal kecil yang dilakukan oleh orang sukses yang bisa kita tiru dan kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari kita.

1. Menentukan Prioritas

Apa tiga hal terpenting dalam hidup kamu? Apa tiga hal yang paling sering kamu lakukan dalam keseharian? Apakah prioritas kamu cocok dengan apa yang kamu lakukan sehari-hari? Jika iya, lanjutGan! Jika tidak, kamu harus belajar mengatur waktu kamu untuk melakukan hal-hal yang prioritas. Pikirkan baik-baik waktu yang akan kita habiskan.

2. Membuat Agenda

Waktu adalah sumber daya terhebat yang pernah ada, tetapi tidak dapat digantikan. Jika kamu benar-benar ingin sukses, aturlah agenda harianmu. Sebelum tidur malam, catat terlebih dahulu apa yang ingin dilakukan besok. Cukup tiga hal terpenting saja yang perlu kita lakukan. Jangan mempersulit hidup sendiri.

3. Eat The Frog

“Eat a live frog first thing every morning,
and nothing worse will happen to you the rest of the day.”

– Mark Twain

Maksudnya “eat the frog” ini adalah lakukan hal tersulit terlebih dahulu, sehingga sisa waktu kita nanti akan lebih terasa nikmatnya.

4. Beri Deadline Pada Diri Sendiri

Jika kita diberi batasan waktu untuk mengerjakan sesuatu, kita akan lebih berusaha menyelesaikan tugas tersebut tepat waktu. Misalnya seperti, 55 menit untuk mengerjakan tugas dan 5 menit istirahat. Jika kita tahu batas waktu kita adalah 55 menit, maka kita akan menyelesaikan segera dalam 55 menit tersebut.

5. Minimalisir Gangguan

Singkirkan semua gangguan atau “bakal” gangguan seperti internet, komputer, handphone dan lain-lainnya. Baca pesanmu ketika tugasmu selesai.

6. Istirahat

Jangan lupa untuk memberikan waktu pada diri sendiri. Beri waktu pada diri sendiri sehingga kita bisa menikmati waktu kita sendirian tanpa gangguan.

7. Rencanakan Secara Mundur

Misalnya kita ingin menurunkan berat badan 6kg dalam 1 tahun ke depan, berarti kita harus mengurangi berat badan 0,5kg setiap bulan, 0,125kg setiap minggu. 0.125kg itu setara dengan 965 kalori. Jadi setiap minggu kita harus mengurangi kalori kita sebanyak 965 kalori. Dengan begini, target kita lebih muda tercapai.

8. Tulis

Riset membuktikan bahwa orang yang lebih sering menuliskan goal-nya akan lebih mudah mencapainya. Tuliskan mimpimu, tempelkan atau letakkan di tempat yang mudah untuk kamu lihat.

9. Cari Mentor

Jika ada sebuah bidang yang kamu sukai, cari mentor yang sudah sukses di bidang tersebut. Jika memungkinkan carilah coach yang bisa membantu kita untuk menggali lebih dalam diri kita.

10. Delegasi

“If you want to do a few small things right, do them yourself.
If you want to do great things and make a big impact, learn to delegate.”

– John C. Maxwell

Kita hanya mempunyai waktu 24 jam. Dan semua orang mempunyai jumlah waktu yang sama. Kamu tidak bisa bekerja sendirian selama 24 jam. Delegasikanlah tugas-tugas yang bisa dibantu oleh tim kamu. Kalau tidak bisa didelegasikan, coba renungkan baik-baik lagi.

11. Baca

Ingin sukses??? BACA! Membaca akan membawa kamu menuju kesuksesan.

7 Ide Sederhana Untuk Postingan Instagram

Bingung mau posting apa di Instagram?

7 Ide Sederhana Untuk Postingan Instagram Instagram sedang “booming” dalam setahun ini. Para pemain twitter sekarang mulai pindah untuk mencari penghasilan atau “uang jajan” di Instagram. Berhubung Instagram bermain dengan konteks berupa foto dan video, tidak sedikit orang sering kehilangan ide untuk posting di Instagram. Berikut ini adalah 7 ide sederhana untuk postingan Instagram kamu. 1. Produk dari bisnis kamu Yang sudah pasti dan wajib dilakukan untuk postingan Instagram kita adalah produk kita sendiri. Tidak mungkin kita tidak posting produk kita sendiri di dalam Instagram.


2. Behind the scene Berikanlah informasi apa yang terjadi dibalik layar semuanya. Follower kamu perlu tahu bagaimana yang terjadi diproses bisnis kamu.  

3. Selfie Nah.. Selfie sendiri termasuk kategori foto yang melejit beberapa tahun ini. Hampir semua dari kita pernah melakukan selfie.


4. Quote Siapa coba yang tidak menyukai quote atau kata mutiara. Hampir semua dari kita menyukai kata-kata mutiara yang inspiratif, motivasi, dan lain-lain.  

A photo posted by yukbisnis (@yukbisniscom) on

5. Repost Lakukan repost dari foto orang yang menggunakan produk kita. Ini juga guna untuk membangun kredibilitas kita.


6. Video Instagram akhirnya meluncurkan fitur untuk megupload video juga. Videokan saja apa yang sedang terjadi disekeliling kamu atau produk kamu. Jangan mempersulit, cukup yang sederhana saja.  

7. Lucu Sudah dipastikan gambar yang lucu akan menarik perhatian kita semua. Kenapa tidak posting gambar atau foto yang lucu?

A photo posted by @ridwankamil on

BONUS!!

Jika kamu kebingungan juga, silakan ikuti gambar di bawah ini. 7 Ide Sederhana Untuk Postingan Instagram Silakan share artikel ini jika bermanfaat yaa. :)

Alternatif Solusi Saat Bangkrut

Alternatif Solusi Saat Bangkrut

Dalam kondisi bangkrut, bisa jadi Anda juga membangkrutkan orang lain, alias bangkrut berantai. Biasanya mereka adalah mata rantai atau gerbong di belakang Anda, seperti supplier, bank, investor, bisa juga rentenir. Dan biasanya juga mereka tak akan tinggal diam, akan merongrong Anda hingga titik darah penghabisan. Atau mungkin Anda adalah korban dari kebangkrutan perusahaan lain?

Jika bisnis Anda adalah jaringan tengah dari suatu mata rantai bisnis, Anda pun akan melakukan hal yang serupa, yaitu menagih piutang kepada pelanggan, menagih pinjaman oleh kerabat, kawan, menarik dana investasi Anda, hingga mengejar para ‘penipu’ (menurut Anda) yang melarikan uang Anda.

Hal itu wajar, karena itu adalah reaksi spontan yang terfikir untuk mencari solusi atas hutang-hutang Anda atau sekadar menuntut hak Anda dikembalikan. Tapi dalam banyak kasus kebangkrutan besar, jarang ada yang bisa pulih kurang dari 2 tahun.

Alhasil, jika Anda hanya bergantung pada 1 pintu rejeki dengan menuntut ‘hak’ Anda, maka Anda akan mengalami depresi dan semakin terpuruk. Karena sikap Anda telah menutup pintu rejeki lainnya. Terus bagaimana seharusnya?

“Jangan anggap Anda punya hak..!!

Anggap saja semua itu sudah hilang..!!”

Tentu berlakukan itu pada diri Anda, bukan pada orang yang menagih Anda, karena sikap mereka diluar kendali Anda.

Saya tak berani berkata “ikhlaskan..”, karena ikhlas adalah rahasianya Allah, bukan manusia.

Dengan menganggap itu bukan hak Anda (melainkan hak Allah), maka akan membuka saraf kreativitas pada otak Anda untuk mencari alternatif-alternatif lainnya. Apalagi jika disertai sikap ‘memaafkan’, bahkan meminta maaf (meski bukan salah Anda). Terlepaslah beban Anda. Balik ke ‘Zero’ lagi..

Setiap musibah yang datang, pada dasarnya adalah pohon keilmuan dan kebijaksanaan bagi mereka yang memupuknya dengan benar..

Biaya Akuisisi Pelanggan

BIAYA AKUISISI PELANGGAN

Pernahkah Anda mendapat voucher belanja 10 ribu rupiah tanpa syarat minimum pembelian saat pembukaan gerai suatu minimart?

Atau voucher 100 ribu rupiah di toko online, dengan minimum belanja 300 ribu saja? Berlaku untuk semua produk, termasuk yang telah didiskon 50% sekalipun.

Jika dihitung-hitung, tentu saja tak akan untung transaksi tersebut. Apalagi jika dikalikan dengan ribuan atau ratusan ribu orang yang menggunakan voucher tersebut.

Trus kenapa mereka mau melakukannya? Karena itu adalah cara pemasaran yang tokcer mengonversi calon pelanggan.

Masih ingat materi “5 Jurus Jitu Dongkrak Profit”? Jika belum baca, bisa donlot ebook gratisnya disini >> www.store.yukbisnis.com.

Jumlah Prospek x Nilai Konversi (%) = Pelanggan.

Prospek (Lead) adalah mereka yang tertarik produk Anda, tapi belum beli.

Pelanggan adalah mereka yag berhasil Anda (konversi) untuk membeli.

BIAYA AKUISISI adalah biaya untuk menarik pelanggan baru.

Total Biaya Promo
Biaya Akuisisi = ————————-
Pelanggan Baru

Misal: Anda beriklan ke media, brosur, spanduk, dan lainnya, senilai 10 juta. Hasilnya adalah 100 pelanggan baru. Biaya akuisisi/orang = 100 rb.

Hasil yang serupa bisa didapatkan dengan sebar voucher 100 ribu untuk menarik orang beli. Mungkin juga dengan voucher 50 ribu sudah cukup untuk menarik mereka membeli. Bisa jadi hasil konversinya lebih besar dari cara pertama.

Banyak perusahaan retail hingga operator seluler menerapkan sistem akuisisi seperti bagi-bagi kartu perdana di suatu event untuk menggait pelanggan baru.

Cara seperti ini setidaknya efektif untuk menciptakan ‘buying experience’ alias pengalaman belanja di suatu tempat atau menggunakan suatu produk.

Intinya: Sebelum mengeluarkan budget iklan yang besar, pikirkan cara lain yang lebih TOKCER dan murah untuk memperbesar KONVERSI.

  • Aplikasi untuk UKM contohnya, buka warung makan:
    • Minum Gratis.
    • Bayar Semaunya.
    • Voucher Makan 20 ribu.
  • Untuk camilan, katering:
    Diskon abis Paket Hajatan >> promo ke seluruh peserta hajatan, dibayari oleh 1 orang. Pastikan ada informasi merek dan kontak perusahaan Anda di kemasannya.
  • Fashion
    Diskon abis dan rekrut dropshipper dan reseller dengan diskon besar. Gak untung pun sudah terhitung untung produknya dibeli dan dicoba.

Hati-hati: tak semua promo cocok untuk akuisisi, misalnya:
Promo Salon, “Potong 10X, Gratis Krembat” >> Lha nyoba 1X aja ragu, apalagi 10X.

PR: amati contoh-contoh promo, mana menghasilkan KONVERSI yang besar menurut Anda..

Marketing Lewat Jempol

Marketing Lewat Jempol

Siapa yang masih ngiklan di media cetak?
Siapa yang masih suka nyebar brosur?
Apakah ada yang masih jualan retail door to door?
Adakah yang masih presentasi pakai kertas?

Ntah kapan terakhir kali saya iklan di media cetak..
2 tahun lalu, saya juga masih ngeyel membeli majalah cetak dibanding digital. Sudah setahun ini saya nyaris tak pernah beli majalah cetak, semua via aplikasi Scoop dan membaca di tablet saya. Disamping lebih murah, juga semua koleksi bisa dibawa kemana-mana. Praktis..!

Seperti pepatah, “Datangnya cinta karena terbiasa..”, tambahan lagi “..meski awalnya harus dipaksa..”, hehe…

Mau bukti nyata lagi? Tanyakan saja kawan Anda yang berusia 17 – 35 tahun, pendidikan minimum SMU, apakah mereka pernah BELANJA ONLINE? Maka Anda akan menemukan 50% lebih akan menjawab “IYA..!”

Wake Up Bro, Sis..

Masih ingat quote ini:
“You can not live with yesterday standard and expect extraordinary income today..”

Media Pemasaran sudah bergeser dari cetak ke digital. Sudah gak jamannya dari mulut ke mulut lagi, tapi dari jempol ke jempol. Kecuali target pasar Anda bukan NETIZEN atau bukan pengguna internet.

Kecerdasan Berbicara juga bergeser menjadi Kecerdasan Menulis (copywritting).
Marketing One to One, sudah menjadi Many to Many.
Sekali posting:
>> Kawan-kawan Anda melihat dan mereka berbagi (share).
>> Kawannya kawan dan kawan kawannya kawan pun ikut berbagi.
>> Pembeli datang dari mata air yang tak disangka-sangka.

Bandingkan dengan biaya brosur cetak, yang linier dan kringetan membaginya.

Maka jangan kaget jika melihat anak-anak muda yang tak berkeringat saat kerja, tapi hasilnya miliaran sebulan. Itulah akibat Jempol Quotient (Kecerdasan Jempol).

Apa langkah kongkritnya? Belajarlah ilmu menjual dengan ketikan alias copywritting..

Pelajari ilmu SEO (web), social media dan aplikasi pembantunya. Hemat waktu, hemat biaya, omzet meroket… Gak pakai kringetan..!

Khusus Reseller, Kenapa Saya Gagal Menjual?

Khusus Reseller, Kenapa Saya Gagal Menjual

Sebagai Reseller lebih mudah mana: menjual banyak macam produk atau 1 macam produk? Banyak macam produk seperti: baju, hijab, herbal, sepatu, tas, alat tulis, sepeda, elektronik, dan lainnya.

Kalau belum praktik, mungkin Anda akan bilang “lebih mudah menjual banyak produk donk, kan ada pilihan..”. Pada kenyataannya, saat Anda diberi banyak pilihan Anda akan:

  1. Menjual keseluruhan secara bersamaan.
  2. Memilih salah 1 produk dan menjualnya, jika gagal, akan mencoba produk lainnya.
  3. Menentukan 1 produk dan fokus berusaha menjual produk tersebut sampai berhasil.

Pilihan 1 dan 2 terbanyak, jarang sekali yang melakukan pilihan 3.

Kenapa gagal?

Gagal sebetulnya hal biasa, karena itu proses belajar. Hanya saja kebanyakan orang menyerah atau menyalahkan sebab diluar dirinya. Hal itulah yang membuatnya tak menemukan ‘sebab utama’ atas kegagalannya.

Menjual banyak produk bersamaan membuat otak tidak fokus. Masalah yang akan timbul:

  • Mana yang mau ditonjolkan?
  • knowledge mana yang akan dipelajari lebih dalam?
  • Target pasar mana yang akan dibidik?
  • Apakah target pasarnya sama?
  • Apa nama toko yang akan Anda gunakan? PaLuGaDa atau Doraemon?
  • Berapa banyak tim yang Anda perlukan untuk mengurusi penjualan multi produk?

Tak menjadi masalah jika tim Anda kuat. Namun jika Anda mulai dari diri Anda sendiri, Anda akan kelimpungan dan hasilnya minim.

Tak menjadi masalah juga jika Anda membuka supermarket di hutan. Namun jika sekitar Anda sudah berjamur supermarket, Anda harus masuk ke ‘spesial’ market.

 

Memilih 1 (macam) produk diantara banyak pilihan produk. Hal ini adalah pilihan yang tepat di iklim persaingan. Hanya saja sering terjadi: Jika gagal menjual, akan beralih ke produk berikutnya. Kenapa begitu? Iya kalau saat menjual langsung tokcer, kalau gak laku-laku? Akan timbul pemikiran, “Apa mungkin salah pilih produk yaa..?”. Padahal bisa jadi:

  • Cara menjualnya yang salah.
  • Pengetahuan detail produk kurang.
  • Pemilihan target pasar yang keliru.
  • Kompetisinya terlalu tinggi (diferensiasi kurang).

Selain alasan yang terakhir, tak ada alasan untuk mengganti produk. Tidak ada salahnya mengganti produk, tapi jangan biasakan diri Anda menyerah apalagi menyalahkan saat terjadi kegagalan.

“Sukses berpola, Gagal juga berpola”

Apalagi jika ada orang yang telah terbukti berhasil menjual produk yang serupa. Artinya bukan produknya yang salah, tapi ikhtiar Anda yang kurang sempurna.

Fokus 1 produk sampai berhasil..! Hal ini adalah pilihan terbaik, kecuali dalam 1 kondisi: terlalu banyak pesaing dan sensitive terhadap harga. Mindset fokus terhadap 1 produk, membuat Anda melakukan upaya serius untuk mempelajari seluk beluk produk tersebut.

“Semakin belajar, semakin tahu seluk beluknya.. Semakin tahu, semakin mampu menjelaskan dan menjawab pertanyaan, semakin percaya diri..”

Percaya diri yang dibentuk dari pengetahuan yang mendalam menghasilkan tipe penjual yang ahli, bukan sekedar ‘ngecap’.

Mindset serupa juga kami tekankan kepada para reseller Yubistore (Yubi Juragan). Meski banyak pilihan produk di Yubistore, pilihlah hanya 1 produk penetrasi. Fokus dan pelajarilah seluk beluknya. Siapa yang membutuhkan? Dimana mereka biasa berkumpul? Kenapa mereka harus membeli produk Anda? Bagaimana cara menyampaikan pesan yang benar?

Anggaplah seolah Anda hanya memiliki 1 produk itu saja, cintailah dia, jualah dengan hati..

“Semua produk bagus, asalkan ditekuni dengan serius. Menjual kacang saja bisa jadi miliarder..” Terbukti..!

Terjebak Teori Bisnis yang Membangkrutkan

Terjebak Teori Bisnis yang Membangkrutkan

Kalo mendengar seorang pengusaha pemula ngeyel menjaga ‘prestise’ branding-nya sedangkan modalnya pas-pasan, jadi teringat kisah kebangkrutan saat membuka rumah makan di tahun 2002-2003.

Saya tak akan cerita tentang rumah makan saya, karena lengkap ada di buku Kitab AntiBangkrut.

Kenapa pengusaha yang berhasil justru kebanyakan yang ‘biasa-biasa’ saja ilmu bisnisnya? Sedangkan para ex-profesional perusahaan besar atau akademisi banyak yang gagal dalam bisnisnya?

Inilah yang disebut “Idealis yang tak realistis..”..!

Para profesional pemasaran yang terbiasa bekerja di perusahaan besar dengan bujet promosi yang besar, tentu tak mudah menyesuaikan diri saat menjadi pengusaha dari nol.

Atau para manajer yang terbiasa bekerja dengan manajemen yang mapan, biasanya akan terkotaki pemikirannya untuk menyempurnakan sistem dibanding fokus ke penjualan dahulu.

Atau para akademisi dan kutu bukuers yang terkotomi oleh hukum-hukum pemasaran, cenderung kurang fleksibel saat praktik di lapangan.

Jika Anda pernah membaca artikel atau materi YEA Virtual tentang “5 Tangga Bisnis”, saya menyebutkan bahwa tangga pertama (STARTING) adalah Fokus ke OMZET dan CASHFLOW.

Teori bisnis itu tak berlaku jika Modal atau WARISAN Anda besar. Sak karepmu (terserah Anda) mau ngapain..

Kalo modal cekak, jangan banyak ngomong “Brand Image” dan Konsep yang melangit dahulu. Tampar pipi Anda biar sadar. Kebanyakan teori bisnis yang ada adalah untuk perusahaan multinasional, bukan UKM. Silakan praktekkan dan Anda akan bangkrut..!

Terpenting di Tangga Pertama: Bagaimana DAPUR Anda NGEPUL, ada duit untuk operasional perusahaan. Makanya saya katakan: Push di OMZET (Profit Tipis gak papa) dan CASHFLOW yang Lancar.

Strategi Harga: buatlah insentif besar untuk para distributor atau reseller yang mau menjualkan dan membayar tunai. Ratakan distribusi secepat mungkin.

”Tapi kalo harga dibanting, image kan turun Mas J?” >> Harga sesuai standar, diskon yang dibesarkan, supaya reseller mau nge-PUSH produk Anda.

”Kalo dijual bukan di estalase yang keren, akan menurunkan image Mas J!” >> Siapa bilang? Itulah jebakan teori bisnis jadul yang Anda pelajari.

Brand besar sekarang juga banyak pakai komunitas rumahan untuk memasarkan produknya. Low Cost High Impact. Bicara ‘image’ kelebihan, kalo bisnis gak bisa survive juga percuma. Seperti nafsu besar tenaga kurang. Banyak brand besar yang mulai dari jual ‘ketengan’, baru kemudian membangun boutique-nya kemudian.

Semoga menyadarkan Anda yang terjebak jebakan teori bisnis dan melupakan pertumbuhan Anda yang stagnan. WAKE UP BROH..!

“Stay focus on your target, but be flexible on your approach..”

8 Nilai Berpartner Dalam Bisnis

8 Nilai Berpartner Dalam Bisnis

Kenapa harus berpartner atau bermitra?
Kenapa tidak ambil sebagai karyawan saja? Itulah pertanyaan mendasarnya..

Berpartner dalam artian membagi saham (kepemilikan) seperti menikah dengan seseorang. Mereka hadir dalam kehidupan kita.

Jika tak cocok, tak bisa begitu saja dipecat, karena ada kepemilikan saham yang harus kita beli balik. Itu pun kalo dia mau.

Meski Anda memberi saham kosong (tanpa bayar), jika sudah masuk di akte notaris pendirian perusahaan, artinya sah sebagai pemilik.

Banyak bisnis yang bagus, namun gagal bertumbuh karena ada 2 (atau lebih) Jendral dalam 1 peperangan.

Atau berpartner dengan orang yang tidak kompeten atau komplimen (melengkapi) skill Anda. Hanya sekadar karena gak enak atau keceplos.

Parahnya kesepakatan bagi saham adalah Rata, tapi saat kerja Tak Rata. Ribut lagi..

Karena merasa tak mendapat Keadilan semangat mengembangkan bisnis pun pudar, tutup kemudian.. Buka sendiri-sendiri..

Atau.. berujung di pengadilan, baik perdata atau dicari-cari pidananya. Dulu kawan, sekarang lawan. True story..

“Jadi Mas J menyarankan untuk tidak berpartner?”

>> Tak ada 1 pun bisnis saya yang saya miliki sendiri. Nah loh.. terus..?

 

Inilah saran saya untuk menghindari hal-hal tadi saat berpartner..

  • Kompromi : Berpartner itu seperti menikah, tak selalu sesuai dengan keinginan kita. 1 + 1 kadang jadi 1,75 sebelum bertumbuh menjadi 3 bahkan 10. Ada yang dikompromikan untuk menuju kemenangan bersama. Yang masih jomblo pasti susah bayanginnya.
  • Teruji : Jangan buru-buru mengangkat seseorang sebagai pemegang saham. Bisa mulai dari konsultan, staff atau manager, setelah teruji dengan waktu, baru masukkan sebagai pemegang saham.
  • Melengkapi : Pilihlah partner karena melengkapi skill yang tak Anda miliki. Misal Anda lemah di manajemen, cari yang jago manajemen.
  • Jelas : Ada kejelasan Wewenang dan Kerjaan. Jelas juga siapa jendral yang memutuskan, siapa yang mentaati.
  • Komitmen : Masih seperti menikah, sebisa mungkin memegang komitmen untuk tetap bertahan. Jangan sedikit-sedikit bilang ‘talak’. Kapan dewasanya…?!
  • Legowo : Keadilan menurut siapa? Kebenaran menurut siapa? Masing-masing punya versinya. Berbesar hatilah untuk mencapai tujuan yang besar. Mengalah bukan berarti kalah.
  • Sportif : Akui kesalahan, wong namanya juga manusia. Anggap dia saudara sendiri. Saling mengingatkan dengan cintaaahh..
  • Pisah Baik-baik : Kalo memang tetap harus berpisah, hindari keributan. Mungkin dia bukan partner sampai tujuan, tapi partner Anda dalam perjalanan.

 

Angkatlah persaudaraan diatas uang. Jangan terbeli oleh uang dan membuat pembenaran nurani dalam kesalahan.

Berpartner tak harus sampai akhir, mungkin cukup sampai beberapa pulau ke depan, kemudian pisah dengan kenangan yang indah..

Let’s Grow Together.. with LoVe..

Mengubah Lokasi Sepi Menjadi Tempat Usaha yang Strategis

Tempat Usaha Yang Strategis

Beberapa tahun yang lalu, seorang ibu jendral menanyakan kepada saya, “Mas J, saya punya 3 outlet franchise mie, 2 ramai sejak buka, yang 1 sepi sejak buka. Apa ya masalahnya?”

Hal paling sulit menganalisa suatu permasalahan adalah minimnya informasi. Untung saja budaya di Astra dulu mengajarkan saya untuk ‘Go See’.. alias lihatlah di lapangan atau blusukan..

Usai perbincangan dengan beliau, saya langsung meluncur ke lokasi untuk meninjau.

 

Inilah yang saya lakukan:

  1. Mengambil gambar (foto) 20 meter dari arah kanan, kiri, dan 5 meter depan.
  2. Posisi pemotretan harus senyata mungkin. Jika target pasar adalah pengendara mobil, maka harus foto dari mobil, tempat duduk depan dan belakang.
  3. Arah pemotretan menuju outlet dan atau sign board, karena itulah spot untuk komunikasi dengan calon pelanggan.
  4. Posisikan diri Anda sebagai calon pelanggan dan rasakan proses menjadi pelanggan. Catat hambatan-hambatan yang ada.

 

Yang saya dapatkan:

  1. Dari arah kiri, sign board terhalang pohon, sehingga tak kelihatan.
  2. Dari arah kanan, sign board terlihat meskipun kecil. Masalahnya adalah saat saya survei jam 6 sore, kondisi jalan macet 2 arah, sehingga cukup sulit untuk memotong jalan (belok kanan).
  3. Jika saya masuk untuk mengisi bensin dari arah kiri, kemungkinan kecil saya akan melihat outlet mie tersebut, karena posisinya sebelah kiri atas dan mojok. Coba saja gerakkan kepala Anda ke kiri-atas-belakang, pasti sulit, Artinya secara fisiologis tak memungkinkan untuk dilihat.

Jelas sekali bahwa pemilihan lokasi outlet tersebut SALAH, bukan tempat usaha yang strategis. Tapi sangat konyol jika saya menyerah begitu saja & memberi solusi “PINDAH LOKASI”.

 

Celah…

  1. Trafik pengisi bahan bakar sangat ramai.
  2. Ada tembok besar yang kosong, bisa dipakai untuk mengecoh calon pelanggan.

 

Inilah saran solusi saya:

  1. Membuat spanduk besar menutup tembok depan, bertuliskan: “Coba Tengok BELAKANG ATAS, Ada Apa disana?”
  2. Membuat Spanduk JAWABAN di belakang atas, bertuliskan: “Ada CWIMIE XXX disini..!!”
  3. Membagikan voucher 10 ribu setiap pembelian bensin 100 ribu rupiah.

 

Tugas menarik trafik untuk mencoba, selesai. Selanjutnya terserah Anda..