Simply Marketing

Simply Marketing

Banyak orang membuka usaha hanya modal berani, salahkah? Tidak, daripada tidak action. Namun segala sesuatu itu ada ilmunya. Saya banyak mengalami kegagalan usaha, karena pakai sistem trial error (banyak error-nya). Karena itulah saya bertekad untuk mencari ’ilmunya’. Ternyata, dengan ’berhenti sejenak’, menyusun STRATEGI, kita dapat mengeleminasi kegagalan dan mengakselerasi kesuksesan.

 

Materi ini adalah materi revolusioner, karena terbukti berhasil mengajarkan marketing di YEA hanya dalam waktu 2 jam saja. Let’s start...


Demi Cinta…

Elang adalah perjaka yang tulus, pekerja keras dan setia. Ia menemukan seorang wanita yang telah lama dia impikan, Cinta (tanpa Laura). Masalahnya, Elang kalah start dengan Peter (tanpa Pan). Peter telah menjadi kekasih Cinta selama 2 tahun… Elang berprinsip selama janur kuning belum melengkung, masih ada harapan bagi dirinya… Apalagi Elang yakin bahwa dia bisa lebih membahagiakan Cinta dibandingkan Peter. Ciee... Jika Anda adalah Elang, apa yang akan Anda lakukan untuk mendapatkan Cinta? Jawab yaa… dalam 3 menit!


Cerita Perang…

Jika Anda adalah seorang Jendral dari sebuah kerajaan. Raja memerintahkan Anda untuk melakukan upaya pembebasan suatu wilayah dari penjajahan musuh. Apa yang akan anda lakukan untuk memperebutkan wilayah tersebut? Jawab yaa… dalam 3 menit!


Marketing
adalah gambaran yang serupa dengan kedua kisah diatas… Jadi marketing adalah…………………………….

Banyak orang salah kaprah ’marketing’ adalah ’selling’… Tepatnya, Selling adalah bagian dari Marketing. Bagaimana dengan Promosi? Bagian dari Marketing juga. Continue reading →

Belajar Melihat Peluang Bisnis Ala Shoptiques

Shoptiques

Kali ini, yuk kita belajar dari pengalaman Olga Vidisheva, seorang lulusan Harvard Business School, ketika ia mendirikan situs Shoptiques. Situs ini muncul tidak seperti kisah Cinderella, namun kisah keduanya sama-sama terkait sepatu, lho . Gini nih kisahnya: Lima tahun lalu, Olga naksir sepasang sepatu unik di sebuah butik kecil di Paris. Ia membeli sepatu itu, lalu begitu tiba di rumahnya di Amrik, ia penasaran pengen lihat-lihat koleksi unik lainnya toko itu via internet, tetapi… eh ternyata toko tersebut tidak punya situs web .

“Aneh deh, hari gini di abad 21, masa’ kita gak bisa dapatin sepatu ini dari tempat kita tinggal?” kata mantan model kelahiran Kyrgyzstan ini. “Busana adalah media seorang wanita untuk mengatakan kepada dunia, ‘Nih, gue tampil beda’. Demi berpakaian unik, kita harus berbelanja di butik yang men-stok pakaian dalam jumlah kecil. Ternyata, kebanyakan butik seperti itu tidak punya toko online, lho. Mereka tidak tahu caranya aja tuh. ” Continue reading →

5 Tips Mengubah Hobby Jadi Bisnis

Railroad Hobby Show

“Lakukan apa yang Anda cintai, maka uang akan mengikuti”. Saran ini mungkin telah sering mampir di telinga Anda selama bertahun-tahun. Emang ada yang salah? Emang tuh . Ternyata, kebanyakan orang yang mencoba untuk mengubah hobi mereka menjadi bisnis, eh gagal secara menyedihkan lho . Alih-alih mereka malah berakhir dengan hobi yang mahal dan besar, bukan usaha kecil yang sukses.

Namun ada juga lho sedikit yang beruntung. Mereka berhasil menggabungkan semangat mereka dengan kecerdasan bisnis dan menciptakan penghasilan dari hobi mereka itu. Kenapa yaa hasilnya bisa beda? Ada contoh yang bagus tentang bagaimana menjalankan bisnis berbasis hobi. Di acara baru Travel Channel, “Pemburu Mainan (Toy Hunter)”, ditunjukkan bagaimana agen mainan Jordan Hembrough menyusuri loteng, garasi, gudang, dan basemen para kolektor mainan dalam upayanya mencari mainan koleksi yang masih berharga. Ia memang penggemar mainan (di kaosnya tercantum dengan bangga “masih bermain dengan mainan”). Ia menghabiskan hari-harinya meneliti sampah mainan untuk mencari yang masih berharga.

Terinspirasi cara Hembrough membuat sifat ‘maniak mainan’-nya menghasilkan duit, berikut adalah lima tips untuk mengubah hobi Anda menjadi bisnis: Continue reading →

Berkenalan Dengan Business Canvas

Membuka bisnis memang memerlukan keberanian, namun membuka bisnis juga memerlukan perhitungan yang matang. Sehingga resiko apapun yang muncul dapat di manage dengan baik.

Salah satu cara termudah menyiapkan rencana bisnis adalah membuat  “kerangka” atau building block yang terintegrasi dengan baik.

Dalam bukunya “Business Model Generation” – Alex Osterwalder menuliskan 9 building block yang bisa kita jadikan acuan untuk membuat rencana bisnis kita.

Business Model Canvas

Faktor Kontak

Calling him

Yuk kita ingat kembali urutannya: Promo–>Klik–>Kontak–>Beli. Kali ini kita akan bahas lebih detail tentang Faktor Kontak. Setelah mengetahui bahwa keberhasilan faktor Klik dipengaruhi terutama oleh cara Anda memasang foto produk. Sekarang saya anggap Anda sudah lebih paham cara menguji dan memperbesar faktor Klik produk Anda. Setelah mereka mengeklik produk Anda, berapa persen yang melakukan kontak ke Anda, baik via sms, bb, email, pesan? Misal, angka Klik Anda adalah 100, tapi kenapa tak satupun yang kontak Anda? Apa yang salah? Berikut adalah penyebab kurangnya faktor kontak:
1.Sukar diakses

Saya turun tangan dan melakukan kontak kepada beberapa bisnis terpopuler. Ada yang melalui telepon, tidak diangkat, tidak tersambung, setelah saya sms, juga tak dibalas atau lambat balasnya! Buatlah pesan suara, misal seperti ini,”Maaf tak bisa mengangkat telepon Anda, mohon sms ke saya yaa…”. Be accessible! Continue reading →

SEO

Definisi SEO : SEO Merupakan singkatan dari Search Engine Optimization, atau memaksimalkan mesin pencarian. Kenapa memaksimalkan mesin pencarian? Seberapa pentingnya berbisnis dengan memaksimalkan mesin pencarian?

Ilustrasi SEO : Apa yang kamu lakukan ketika mencari sebuah barang atau pun informasi? Pilihanya kalau tidak bertanya teman, biasanya mencari dengan mesin pencari google. Hampir setiap orang yang mencari informasi secara online, menggunakan google sebagai tempat pencarian.

Tujuan SEO : Biasanya ketika mencari secara online dengan menggunakan google, hanya orang yang kepepet dan terdesak. Bisa dikatakan butuh informasi dan ingin membeli. Jika kita menjual sebuah parcel lebaran, dan tidak menutup kemungkinan bahwa usaha yang kita jalani di cari oleh orang dengan menggunakan google.

Contoh SEO : Sebagai contoh mencari sebuah “Toko Parcel Kue Lebaran 2012″, jika berbisnis parcel dan ada 1000 orang yang mencari dan menghubungi kamu, kamu memiliki potensi 1000 orang ini untuk jadi calon pembeli. Ketika menghubungi, pastinya ada penyusutan konversi, dari 1000 mungkin ada 100 yang membeli.

Dengan kata lain, jika kamu mendapatkan order dengan mesin pencari, ini sebuah peluang untuk kamu. Tidak perlu repot menawarkan sebuah produk kepada banyak orang, tapi kamu yang di cari orang. Continue reading →

Toko Fashion Online

YukBisnis.com – Apakah kamu pernah menemui website online shop fashion? atau apakah pernah melihat online shop facebook yang menjual baju fashion secara online? Mungkin sangat banyak di temui online shop yang menjual busana online. Perkembangan fashion di indonesia bisa di katakangan sangat cepat, karena fashion dan busana adalah sebuah kebutuhan yang bisa di katakan selalu di gunakan setiap hari. Dahulu biasanya jika kita ingin membeli busana fashion yang bagus atau unik, kita harus pergi kesebuah pertokoan dan mencari busana yang bagus, tapi sekarang? Fashion sudah go online! Banyak sekali online shop di bidang fashion. Jika tidak percaya, Lihat Katalog Busana Online di YukBisnis : Lihat Disini

Ketika saya membuka halaman utama di YukBisnis, ada sebuah katalog Fashion Online, disana banyak sekali online shop yang menjual busana untuk wanita dan busana untuk pria. Sedikit agak kesulitan dalam memilih busana di yukbisnis. Karena masing2 online shop yukbisnis, memiliki busana yang sangat berkualitas.

Pada postingan kali ini bukan membahas online shop fashion yang bagus dan online shop fashion yang buruk. Akan tetapi lebih kepada cara mendisplay produk fashion online.

Continue reading →

Faktor Klik

Melanjutkan materi “3 Faktor Menuju Closing”, saya akan lompat ke faktor yang kedua terlebih dahulu, yaitu Faktor Klik. Saya akan memaparkan data-data berupa photo screen yang berisi angka-angka KLIK yg mencengangkan!
Setelah Anda membuka bisnis/toko, tentu saja bukan langsung datang order dari langit kan?! Ibarat sewa kios di mal, juga harus dipromosikan agar pelanggan tertarik untuk masuk. Misal Anda sudah promo di twit, fb, milis, apakah langsung berhasil menarik mereka untuk beli? Bisa saja jika yang kita jual adalah ‘gula’ yang benar-benar diinginkan si semut.
Tahukah bahwa foto/gambar di katalog Anda sangat berpengaruh pada penjualan Anda? Inilah hasil pengamatan saya terhadap TokoPutri.Yukbisnis.com (dengan seijin pemilik) beberapa saat yang lalu. Toko Putri di klik total 6539x. Continue reading →

YUKPROMO TEMAN

Coba bandingkan cepat dan langgeng mana hasilnya…

 

Cara 1

Jika Anda promosikan bisnis Anda sendiri ke social media melalui akun Anda. Apapun bahasanya, misal: “Bros&Sis, mampir ya ke tokoku, ada produk2 baru, diskon 20 % lho…” à Yang ngetwit atau ngefesbuk Anda sendiri.

 

Cara 2

Dipromosikan oleh kawan Anda, melalui akun social media mereka. Misal: “Bro&Sis, barusan mampir ke toko fulan, ada produk2 baru lho, diskon 20 %. Cepetan gih…” à Orang lain yang promosikan toko/bisnis kita.

 

Mana yang lebih ampuh? Dipromo orang atau mempromo diri sendiri? Tentu yang orang lain yang promo kan?! Tapi siapa yang mau promokan kita? Selain pelanggan yang puas, tentu saja orang-orang yang mengenal kita. Pertanyaan saya, pernahkah Anda merasa puas terhadap pelayanan seseorang? Jika jawabannya ‘iya’, apa yang Anda lakukan sebagai ungkapan apresiasi? Apakah cukup dalam hati saja? Ada pepatah “Anda memetik apa yang Anda pernah tanam”. Jika kita jarang memberikan apresiasi kepada seseorang, jangan harap orang akan membanjiri apresiasi kepada kita juga.

 

Langkah kongkritnya:

1. Memantaskan produk dan pelayanan kita untuk direkomendasikan oleh orang lain.

2. Promosikanlah bisnis-bisnis kawan atau rekanan Anda yang memang pantas.

3. Promosikanlah dengan tulus, jangan berharap.

 

Jika Anda memiliki jaringan 100 orang, promosi diri sendiri terbatas ke 100 orang. Jika 20% saja kawan Anda mempromosikan bisnis Anda, dengan masing-masing memiliki jaringan 100 orang, maka total prospek Anda adalah 2000, melalui referensi orang lain.

 

YukPromo teman….!

LUAS DAN KUALITAS Bag. 1

“Kecepatan dan kestabilan bisnis kita berkembang, dipengaruhi oleh seberapa LUAS dan KUALITAS jaringan yang kita miliki”

 

Bagaimana penjabarannya? Bukankah bisnis itu berhubungan dengan erat dengan jaringan? Jaringan pemasok, pelanggan, distribusi, produksi, pemodal, informasi..!! Jika salah satu mata rantai yang kita perlukan tak tersedia, maka bisnis kita akan tersendat. Terbukti jika jaringan Anda kuat, Anda dapat dengan menyelesaikan permasalahan bisnis dengan lebih cepat. Seperti kuis Who wants to be a millionaire, ketemu masalah? Phone a friend atau ask the audience, baru terakhir gunakan intuisi (fifty-fifty).

 

LUAS berarti  banyaknya orang yang kita kenal. Semakin heterogen, semakin bagus. Ibarat akar, luasnya jaringan adalah merambat kesamping. Menjamah yang tak terjamah. Inilah kekuatan informasi. Ada suatu teori jaringan, bahwa untuk mencari nomor telepon presiden, bisa kita dapatkan tak lebih dari 7 langkah. Bahkan lebih sukar mencari kawan SD kita daripada pimpinan cabang sebuah bank. Luasnya jaringan sangat berpengaruh pada  kecepatan pertumbuhan bisnis. Karakteristik: berapa jumlah phone book kita?

 

KUALITAS berarti seberapa kuat ikatan emosional kita dengan orang-orang yang kita kenal, kredibilitas yang kita bangun. Apakah kita banyak menanam ataukah sering memetik, bahkan tanpa menanam? Ibarat akar, kualitas jaringan adalah kedalaman suatu hubungan. Seberapa mau mereka membantu kita menghadapi masalah yang besar, sangat tergantung dari apa yang pernah kita tanam di masa lalu. Kualitas jaringan sangat berpengaruh pada kestabilan bisnis. Karakteristik: siapa yang rela membantu kita dalam kesulitan?

 

Jika LUAS bertemu KUALITAS, maka bisnis akan cepat berkembang, masalah akan cepat terselesaikan.

RUMAH MAKAN YANG LARIS

Mungkin Anda pernah membuka rumah makan, kemudian melakukan berbagai macam promosi, namun tetap tidak laris. Atau mungkin juga Anda bertanya-tanya, mengapa tempat makan langganan Anda, rasanya enak, pelayanan bagus, tempat nyaman, tapi sepi pelanggan?

Yuk kita amati fenomena apa yang menyebabkan calon pelanggan baru memutuskan untuk makan di suatu tempat. Untuk itu mari kita andaikan jika kita sedang berada di suatu daerah yang asing, dalam kondisi lapar dan mencari makan. Hingga di suatu jalan yang kita lewati terdapat sederetan rumah makan, yang hampir semua melakukan promo standar, seperti diskon 20-50%, paket hemat, buy 1 get 2. Seandainya disana ada 1 cabang rumah makan langganan kita, tentu saja mayoritas kita akan memilih rumah makan tersebut, meski tidak promo. Kenapa? Karena jarang orang akan berspekulasi masalah lidah. Jadi senjata promosi di bisnis makanan akan berbeda dengan bisnis fashion atau lainnya.

Bagaimana jika kasusnya tak ada rumah makan langganan kita, apa saja yang membuat mayoritas orang memutuskan untuk memilih dan mencoba?

Nama yang familiar, contoh Anda sering melihat atau mendengar nama Ayam Goreng Jongkok dimana-mana, maka Anda akan memilih tempat tersebut, meski tidak diskon kan? Apa yang membuat orang mengingat sebuah nama? Unik dan atau sering lihat (banyak cabang), sering dengar (diomongin orang), atau sering ngiklan. Jadi buatlah nama yang unik dan mudah diingat, juga jadikan nama rumah makan Anda jadi bahan omongan orang.
Tempat yang paling (terlihat) ramai. Kenapa? Karena asumsi kita terhadap tempat yang ramai adalah laris dan enak! Padahal bisa jadi ramainya karena ada loket pembayaran listrik, air, telepon. Atau mungkin teman-teman asosiasi yang difasilitasi untuk meeting gratis disitu. Sengaja atau tidak disengaja, hal itulah yang akan menarik pelanggan baru. Jadi buatlah rumah makan Anda selalu ‘terlihat’ ramai, bagaimanapun caranya.

 

3 Rahasia Pengusaha Sukses

Ayah saya sering berpesan kepada saya,”Asalkan kamu punya 3 hal ini, maka kamu akan sukses menjadi seorang pengusaha…”. Kata-kata itu sering diucapkan kepada saya, bahkan sejak saya masih mahasiswa. Nah, apakah ketiga hal itu?

 

1. Skill (Ketrampilan)

Kenapa ayah saya tak menyebut kata ‘knowledge’ atau keilmuan? Karena arti skill jauh lebih dalam dari knowledge. Skill atau ketrampilan adalah keilmuan yang telah teruji di lapangan, bukan sekedar teori saja. Belajarlah segudang teori pemasaran yang Anda pelajari di bangku kuliah, saya berani jamin akan berbeda di lapangan, apalagi jika Anda menjalankan usaha sendiri. Mengapa? Disamping kebanyakan teori pemasaran di bangku kuliah diperuntukkan perusahaan besar (jarang yang untuk skala UKM), juga studi kasusnya seringkali sudah tidak up to date lagi. Bukan berarti belajar teori tidaklah penting, tapi harus dipraktekkan dan di adjust di lapangannya, agar akurasinya terjaga. Ringkasnya, ketrampilan adalah perpaduan akurasi teori dengan jam terbang.

 

2. Credibility (Kredibilitas)

Alias membangun nama baik, dimata para rekan bisnis. Mudah diucapkan, namun tak mudah dipraktekkan. Mungkin mudah membangun nama baik jika kita ada maunya, misalnya kepada para calon pelanggan, karena merek yang memberi orderan kepada kita. Disisi lain, seringkali nama baik tak terjaga terhadap pemasok kita. Saat ditagih, ingkar janji, bahkan kabur. Terlambat bayar wajar terjadi di dunia bisnis, namun alangkah baiknya diberitahukan sebelum ditagih karena keterlambatan. Di sisi lain, nama baik bukan sekedar kejujuran, namun juga keterandalan saat diberikan suatu tugas dan menyelesaikannya sesuai janji. Banyak kisah orang-orang yang terangkat derajat dan kesuksesannya karena keterandalan dan ketulusannya. Ya benar, ketulusan! Berbuat baik dan benar setiap saat, bahkan saat orang lain tak melihat kita.

 

“Kita tak tahu kapan ‘malaikat’ akan lewat, tapi jika kita selalu mengerjakan dengan baik, maka kita tak akan terlewatkan malaikat”

 

3. Network (Jaringan)

“Kecepatan bisnis kita berkembang akan sebanding dengan seberapa luas dan kualitas jaringan yang kita miliki”

Banyak masalah dalam bisnis yang sebenarnya akan selesai, jika kita menggunakan opsi ‘phone a friend’, tentunya jika kita memiliki ‘friends’ yang luas dan berkualitas. Cara yang tercepat adalah bergabung dengan komunitas atau organisasi. Banyak orang salah kaprah dalam membangun jaringan. Mereka seperti perampok, yang datang ke suatu komunitas dengan bertanya,”Kalau aku join di komunitas ini, dapat apa?”. Harusnya,”Apa yang bisa kubantu di komunitas ini…?”. Orang yang memetik, tanpa mau menanam terlebih dahulu disebut perampok. Bangunlah jaringan dengan fondasi ketulusan. Memang akan memakan waktu lebih lama, tapi lebih kokoh akarnya.

 

FOTO PROFIL, PENTINGKAH?

Logo bisnis Anda di YB? Gak usah ditawar lagi. Siapa sih yang mau bisnis dengan perusahaan yang gak jelas? Selain logo, boleh juga Anda menggunakan foto outlet atau toko Anda untuk lebih meyakinkan pelanggan. Nah, yang sering terjadi, para pengelola bisnis tak mau menampilkan fotonya, dengan alasan apapun. Anehnya ada juga yang pasang foto produknya sebagai propic (profile picture)-nya. Bayangkan, jika produknya celana dalam, dia pasang sebagai propic…! Gak ada yang salah, apalagi kalau wajahnya mirip celana dalam *upss.

”83% transaksi bisnis closed, karena pembeli menyukai penjualnya” (Kerry L. Johnson – Sales Magic)

Buatlah para pelanggan Anda menyukai Anda dan larisnya produk Anda akan mengikuti Anda. Boleh saja harga produk Anda sama atau bahkan lebih mahal dari OLshop lainnya, tapi jika mereka mempercayai Anda, lebih baik bayar mahal tapi aman dan nyaman. Tak kenal, maka tak percaya. Berikut adalah tips membuat calon pelanggan dan pelanggan sering berkunjung ke YB Anda.

  1. Pasang foto Anda di propic, update-lah berkala.
  2. Lengkapi biodata Anda.
  3. Buatlah status yang positif dan update dengan rutin.
  4. Infokan produk-produk terbaru Anda, juga promo via social media (sudah ada fiturnya), Yukdiskusi, wall relasi.
  5. Jangan lupa sering menambah relasi.
  6. Tunggu fitur-fitur andalan YB lainnya segera…

 

RAUP 90 JUTA SEBULAN

Jujur, apa yang pertama kali terbesit di benak Anda, begitu membaca Judul diatas? Judul diatas adalah cuplikan dari sebuah artikel di Yukbisnis.com (YB) 7 tahun yang lalu. Sungguh fenomenal memang, hanya dalam hitungan hari, artikel tersebut menduduki peringkat peng-klik terbanyak, bahkan diantara artikel lain yang lebih dahulu terbit. Saking penasarannya saya, sebagai pengasuh YB, iseng-iseng mengubah judul artikel-artikel yang sesungguhnya bagus, namun tidak ter-klik oleh pengunjung. Misal artikel berjudul “Hendi Setiono, owner kebab Turki Baba Rafi”, kita ubah judulnya menjadi “Usia 25 tahun, miliki 300 Outlet Kebab Turki”. Wush… dalam hitungan hari terjadi lonjakan pengunjung.

Aneh tapi nyata, hanya karena judulnya diubah, pengunjungnya jadi naik drastis. Itulah psikologi angka dan iming-iming. Kebanyakan orang lebih suka dengan iming-iming yang bisa langsung diindera. Kedua, orang selalu ingin jalan pintas untuk sukses. Padahal kalo diurut-urut secara teliti lagi biografi mereka, bukannya jalan pintas yang mereka lalui. Berapa lama mereka uji coba dalam kondisi merugi, baik waktu maupun uang, sebelum mereka mendapatkan kesuksesan. Tapi itulah faktanya, kebanyakan orang tetap percaya dengan ‘jalan pintas’. Maka dari itu, pembicara-pembicara seminar motivasi ataupun bisnis yang paling laku adalah yang memberikan iming-iming jalan pintas. Misalnya: “Dijamin uang mengalir dalam 15 menit”. Jika terbukti tidak mengalir, paling-paling si pembicara menyanggah dengan seloroh,”Syarat dan ketentuan berlaku”, he he, ketipu loe

Headline…

Lepas dari yang berbau janji-janji muluk, kita akan ambil pelajaran,”Bagaimana menciptakan judul atau headline di iklan/ promosi usaha kita, sehingga mengundang pembaca penasaran?”. Pertama, desainnya harus sesuatu yang tidak umum alias unik. Misalnya, jika bentuk iklan di koran/brosur kebanyakan menggunakan bentuk standar segi empat, ya kita bisa mencoba menggunakan bentuk bulat atau oval. Memang ruang iklannya jadi kurang maksimal, namun dari segi ketertarikan lebih menyolok mata. Kedua, ukuran headline yang besar, sekitar 30% – 50% dari total ruang iklan dan diberi warna kontras dari latar belakangnya. Ketiga, buat kata-kata yang menyolok. Saya pernah membuat seminar yang serupa, dengan headline yang berbeda, hasilnya berbeda pula. Contohnya, ada sebuah iklan perampingan tubuh dengan headline,”GRATIS PACAR BARU”. Apalagi disertai dengan gambar yang mem-visual-kan kemolekan tubuh yang diidamkan wanita, pasti lebih efektif. Sekali lagi, inilah contoh permainan konteks bukan konten.

Tapi jangan keburu gegabah menonjolkan angka atau janji-janji ya. Kalo kebanyakan iklan menggunakan angka atau kata ‘gratis’, ya jadinya tidak unik lagi. Apalagi kalo angkanya terlalu besar, misalnya ada sebuah artikel true story tentang pendiri facebook.com. Disitu kita beri keterangan “Usia 24 tahun, Rp 13,5 trilyun, malah tidak seheboh artikel yang 90 juta. Kenapa? Karena menginderakannya susah! Gak kebayang tuh seberapa besar ukuran duit 13,5 trilyun. Ingat, headline-nya boleh heboh, tapi isi beritanya juga harus sesuai dengan janjinya. Jika tidak, akan berdampak pada kepercayaan calon pelanggan pada kita.

 

“Promise only what you can deliver and deliver more than you promised”

MEREK BISNIS GENERIK

Saya perhatikan, banyak dari juragan yang menggunakan merek generik sebagai merek bisnisnya di Yukbisnis.com. Tidak ada yang benar ataupun salah, hanya patut untuk dievaluasi…

Misalnya: BBMurah.Yukbisnis.com

Nama itu bisa jadi akan cepat nyantol dibenak konsumen, mungkin juga secara kaidah SEO. Hanya saja tak termasuk kategori unik, alias generik. Apa jadinya apabila ada yang membuat BBSuperMurah.Yukbisnis.com, maka nama pertama akan tenggelam. Itupun masih banyak pesaingnya, seperti BBMurahBanget, BBPalingMurah, BBMurahPol, BBJaminMurah, ngeri kan?

Trus, bagaimana baiknya? Saran saya tetap gunakan nama-nama yang unik dan sesuai dengan kaidah-kaidah Merek Yang Ngetop. Kemudian, untuk membuat bisnis Anda teroptimasi saat pencarian, gunakan aja kata kunci yang generik seperti merek-merek diatas.

Yang terpenting dari sebuah merek adalah kualitas produk dan pelayanan saat dan paska transaksi. Apalagi Yukbisnis.com dilengkapi dengan fitur-fitur social media yang membuat bisnis Anda direkomendasikan atau tidak oleh pelanggan Anda.

 

12 ALTERNATIF PERMODALAN NON BANK

Modal, adalah alasan paling sering dilontarkan seorang pengusaha UKM. Berikut adalah tips mendapatkan permodalan yang mungkin tak pernah terpikirkan.

1. Nego gratis; ada beberapa hal seperti tempat usaha, yang bisa Anda nego gratis, misalnya, 6 bulan gratis! Buat proposal singkat, 10 Alasan kenapa Anda layak mendapat gratis!

2. Bayar mundur ke supplier/kontraktor; sambil menunggu pemasukan.

3. Beli bayar mundur-jual rugi tunai; misal, beli barang yang mudah dijual dengan kredit (tempo), kemudian jual rugi 5% (tunai). Uangnya bisa digunakan untuk kulakan barang dengan perputaran harian 3%/ hari x 25 hari.

4. Bagi Hasil (bukan saham); sistem bagi hasil bisa perbulan atau perproyek, dg kurun waktu tertentu. Di akhir kontrak, modal dikembalikan. Repotnya sistem ini, harus membuat laporan laba rugi. Bisa juga disiasati prosentasi dari omset.

5. Hutang bunga tetap; cara ini lebih memudahkan perhitungan, karena sistem fix, tanpa perlu melaporkan laba/rugi tiap bulannya. Kekurangannya adalah resiko jika ternyata bisnis tak untung.

6. Jual saham-opsi beli balik; setelah beberapa tahun yang disepakati, saham boleh dibeli balik dengan nilai saham saat itu.

7. Jual saham (badan usaha) permanen; opsi ini harus penuh pertimbangan terhadap ‘siapa’ pembelinya. Karena dia punya hak suara untuk mengatur bisnis kita. Batasi kepemilikan max 30% org.

8. Jual saham cabang yang untung; bisa 100% (take over) atau sebagian. Perusahaan waralaba besar menggunakan opsi ini.

9. Tukar Guling; misal sewa tempat (nol rupiah) dengan barter pelatihan untuk karyawan mall atau jasa/barang lainnya.

10. Ventura atau lembaga manajemen investasi.

11. Bayar dengan kartu kredit; bisnis EO juga bisa bermodalkan kartu kredit, sebagai uang muka hotel, percetakan dan lainnya.

12. Pinjaman lunak; “Sebaik-baik bank adalah bank mertua, cicilnya kapan saja, bunganya cincai-cincai

Dengan kombinasi trik-trik diatas, sebenarnya untuk buka usaha yang barupun, hanya perlu dana maksimal 30% saja dari investor (saham), sisanya kombinasi trik diatas.

Jaya Setiabudi

Juragan.Yukbisnis.com

@JayaYEA

 

12 WHY YUKBISNIS.com

1. SUPER MUDAH, sampai nenek-nenekpun bisa buka OLshop di Yukbisnis, DIJAMIN!

2. SEDERHANA, ditampilkan hanya fitur yang paling sering diperlukan, hingga membuat nyaman pengguna, baik pemilik toko ataupun pelanggan.

3. INDONESIA, menggunakan Bahasa Indonesia sehari-hari, hingga mudah dimengerti.

4. KATALOG, memudahkan pemilik toko untuk memajang produk-produknya dan sekaligus memudahkan pembeli untuk memilih produk Anda.

5. SOCMED, terintegrasi dengan social media, hingga membuat bisnis Anda berkembang lebih cepat, juga membuat jaringan bisnis meluas.

6. YUKupdate, fitur andalan yukbisnis yang memudahkan user ataupun reseller meng-update produk terbaru dari toko favoritnya.

7. NO IKLAN, tak ada iklan toko lain di halaman toko Anda, justru kami sediakan BANNER untuk Anda beriklan di toko Anda sendiri.

8. OFFLINE, didukung oleh jaringan offline dengan komunitas-komunitas bisnis terbesar di Indonesia, yang memperkokoh fondasi bisnis Anda.

9. BLOGS, memberikan edukasi kepada pemilik toko ataupun pelanggan, langsung dari praktisi.

10. NAMATOKO, pengunjung bisa langsung akses dengan nama web tokoanda. Misal: Farceee.Yukbisnis.com

11. GRATIS, no comment…

12. LEVEL 2, dan itu semua baru di LEVEL pertama. Nantikan fitur level 2, yang akan membuat bisnis Anda berjalan 24/7 saat Anda tidur sekalipun.

 

Jadi tunggu apa lagi? Yuk Mulai Bisnis